Belakangan ini, berbagai studi menunjukkan ada ancaman gangguan kesehatan bagi mereka yang terbiasa bekerja hingga larut malam atau mendapat giliran shift malam. Bukti medis yang kuat menunjukkan bahwa jam kerja tidak teratur dapat memengaruhi kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.
Mustar Cameron, seorang peneliti kesehatan sekaligus presiden dari Institute for Work and Health di Toronto, Kanada, mengatakan, "Ketika sedang bekerja shift, di situ adalah waktu Anda untuk tidur. Akibatnya, Anda akan mengalami konflik dengan jam biologis."
Berikut ini adalah lima risiko gangguan kesehatan yang bisa menjadi ancaman, khususnya bagi mereka pekerja shift, seperti dikutip besthealthmag:
1. Waktu tidur akan kacau
Sekitar 10 persen dari orang yang menjalankan kerja shift mengalami masalah tidur, termasuk insomnia, menjadi sangat mengantuk dan mengalami kesulitan untuk tetap terjaga di tempat kerja.
"Pekerja shift dapat didefinisikan dalam kelompok yang kekurangan waktu tidur," kata Dr Charles Samuels, direktur medis dari Centre for Sleep and Human Performance, Calgary. Samuels menambahkan, pekerja shift umumnya akan lebih sulit tidur pada siang hari karena mengalami pertentangan dengan jam alamiah tubuh.
Cara mengatasinya: Menurut Samuel, tidur adalah prioritas utama. Hilangnya waktu tidur saat bekerja shift malam harus diganti dengan waktu tidur pada siang hari—tidak peduli apakah dengan begitu akan mengurangi waktu Anda bersama keluarga. Buat ruang tidur yang tenang dan gelap dan menghindari olahraga, kafein, alkohol.
"Orang-orang berpikir mereka dapat menjalani hidup normal bila mereka melakukan kerja shift, tetapi sesungguhnya mereka tidak akan bisa," kata Samuels.
2. Menambah berat badan
"Ketika Anda bekerja dalam shift, selera Anda untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi cenderung meningkat," kata Dr Samuels. Kondisi ini sesuai dengan banyak penelitian yang menghubungkan kurangnya waktu tidur dengan kenaikan berat badan. Berat badan yang berlebih dapat memicu masalah kesehatan, seperti peningkatan risiko untuk penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Cara mengatasinya: Bawalah makanan sendiri dari rumah dan menghindari jajan di pinggir jalan. Dr Samuels mengatakan, menggabungkan kafein dengan karbohidrat (seperti muffin dan kopi) dapat berdampak buruk karena dapat merangsang lonjakan insulin dan menyebabkan penambahan berat badan.
3. Bisa terluka
Menurut Mustar, risiko kecelakaan kerja bagi mereka yang bekerja shift malam hampir 50 persen lebih tinggi ketimbang pekerja normal.
Cara mengatasinya: Mintalah bantuan ketika Anda mengangkat atau melakukan sesuatu yang berisiko saat bekerja pada malam hari. Ingat, ketika Anda merasa sangat lelah saat bekerja shift, sebaiknya sempatkan beristirahat sejenak.
4. Berisiko mengalami masalah kehamilan
Sebuah studi dari Denmark menemukan, mereka yang bekerja malam hari memiliki resiko keguguran 85 persen lebih tinggi daripada pekerja normal. Bahkan, sebuah riset tahun 2010 di Italia memperlihatkan hubungan antara bekerja shift dan risiko kelahiran dini dan berat bayi lahir rendah.
Cara mengatasinya: Jika Anda sedang hamil, perhatikan kecukupan waktu tidur dan berat badan Anda. Minta bantuan tenaga ahli jika Anda kurang mendapatkan waktu tidur atau mengalami kesulitan tidur.
5. Risiko terkena kanker lebih tinggi
Menurut data yang dikumpulkan dari US Nurses Health Study, di mana melibatkan 240.000 perawat dan diamati selama 30 tahun, menunjukkan, perempuan yang bekerja shift malam selama beberapa tahun memiliki risiko lebih tinggi mengidap kanker payudara, usus besar, dan endometrium. Para peneliti berpikir hal itu terkait dengan tingkat melatonin.
Cara mengatasinya: Jika Anda bekerja malam selama beberapa tahun, bicara dengan dokter tentang kemungkinan untuk mengonsumsi suplemen melatonin. Suplemen ini cenderung aman, tetapi cukup kompleks dan Anda membutuhkan bimbingan seorang pakar untuk menggunakannya.
sumber: kompas
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
14 Des 2011
29 Sep 2011
Olahraga untuk Menurunkan Kolesterol
Jika seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi biasanya dianjurkan untuk berolahraga. Sebenarnya bagaimana olahraga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol?
Kolesterol tinggi memiliki berbagai efek pada tubuh, salah satunya adalah kelelahan. Ketika plak terbentuk di dinding arteri, bisa menyebabkan kondisi seperti atherosclerosis, penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit mikrovaskuler koroner atau coronary microvascular disease (CMD) yang membuat badan terasa cepat capek.
Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kardiovaskular secara langsung seperti menurunkan tekanan darah, memperbaiki kondisi diabetes, mengurangi risiko serangan jantung dan juga stroke.
Kadar kolesterol yang tinggi bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit. Karenanya dokter akan menyarankan adanya modifikasi pada gaya hidup seperti olahraga. Ini dia cara olahraga bisa membantu menurunkan kolesterol, Lifemojo, Rabu (28/9/2011) yaitu:
1. Menurunkan trigliserida, olahraga di pagi hari dapat meningkatkan kadar postprandial plasma-triglyceride sepanjang hari. Hasil studi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver mengungkapkan olahraga membantu penurunan berat badan dan menurunkan kadar trigliserida berlebih.
2. Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), latihan aerobik secara teratur (seperti berjalan, jogging atau sepeda) selama 20-30 menit bisa menajdi cara yang paling efektif untuk meningkatkan kadar HDL.
Berikut ini adalah beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan kolesterol, yaitu:
Peregangan (streching), peregangan adalah bagian yang sangat penting dari setiap program latihan. Peregangan pada lengan dan kaki bisa membantu mempersiapkan otot-otot, mencegah cedera dan ketegangan serta meningkatkan fleksibilitas.
Kardio atau latihan aerobik, jenis latihan ini bisa memperkuat jantung, paru-paru serta kapasitas tubuh untuk menggunakan oksigen. Lathan kardio secara teratur bisa membantu mengurangi denyut jantung dan tekanan darah yang berdampak pada penurunan kolesterol.
Latihan kekuatan (strength training), olahraga ini melibatkan kontraksi otot secara berulang dengan bantuan beban.
Yoga dan tai chi, dalam olahraga ini dilatih pernapasan dalam dan teknik peregangan yang membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh serta mengurangi dan mencegah penyempitan arteri.
sumber: detikhealth
Kolesterol tinggi memiliki berbagai efek pada tubuh, salah satunya adalah kelelahan. Ketika plak terbentuk di dinding arteri, bisa menyebabkan kondisi seperti atherosclerosis, penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit mikrovaskuler koroner atau coronary microvascular disease (CMD) yang membuat badan terasa cepat capek.
Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kardiovaskular secara langsung seperti menurunkan tekanan darah, memperbaiki kondisi diabetes, mengurangi risiko serangan jantung dan juga stroke.
Kadar kolesterol yang tinggi bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit. Karenanya dokter akan menyarankan adanya modifikasi pada gaya hidup seperti olahraga. Ini dia cara olahraga bisa membantu menurunkan kolesterol, Lifemojo, Rabu (28/9/2011) yaitu:
1. Menurunkan trigliserida, olahraga di pagi hari dapat meningkatkan kadar postprandial plasma-triglyceride sepanjang hari. Hasil studi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver mengungkapkan olahraga membantu penurunan berat badan dan menurunkan kadar trigliserida berlebih.
2. Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), latihan aerobik secara teratur (seperti berjalan, jogging atau sepeda) selama 20-30 menit bisa menajdi cara yang paling efektif untuk meningkatkan kadar HDL.
Berikut ini adalah beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan kolesterol, yaitu:
Peregangan (streching), peregangan adalah bagian yang sangat penting dari setiap program latihan. Peregangan pada lengan dan kaki bisa membantu mempersiapkan otot-otot, mencegah cedera dan ketegangan serta meningkatkan fleksibilitas.
Kardio atau latihan aerobik, jenis latihan ini bisa memperkuat jantung, paru-paru serta kapasitas tubuh untuk menggunakan oksigen. Lathan kardio secara teratur bisa membantu mengurangi denyut jantung dan tekanan darah yang berdampak pada penurunan kolesterol.
Latihan kekuatan (strength training), olahraga ini melibatkan kontraksi otot secara berulang dengan bantuan beban.
Yoga dan tai chi, dalam olahraga ini dilatih pernapasan dalam dan teknik peregangan yang membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh serta mengurangi dan mencegah penyempitan arteri.
sumber: detikhealth
12 Sep 2011
Mengapa Anda Harus Minum Selagi Makan?
Anda mungkin pernah mendengar anjuran untuk tidak minum saat menyantap makanan karena, menurut mitos yang beredar, kebiasaan itu dapat mengganggu pencernaan atau menyebabkan kram perut.
Namun, tidak demikian halnya menurut laporan Mayo Clinic. Faktanya, minum saat makan merupakan sesuatu hal yang menyehatkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kebiasaan minum selagi makan.
1. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Menurut Dr Michael F Picco, penulis untuk Mayo Clinic, menenggak air selama makan dapat membantu proses pencernaan makanan. Air dan jenis cairan lainnya mampu memecah makanan yang ada di dalam perut serta menjaga jalur sistem pencernaan. Air juga membantu mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh dan membantu menghasilkan energi yang dapat digunakan dalam pencernaan. Selain itu, air menjaga mulut, tenggorokan, dan bibir dari kemungkinan dehidrasi serta mengatasi masalah seperti mulut kering dan bau napas.
2. Membuat Anda merasa kenyang lebih cepat
Meminum cukup air selagi makan dapat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi. Air juga dapat bereaksi secara alami dengan serat yang terkandung dalam makanan sehingga menyebabkan perut "membengkak". Proses ini dapat mengaktifkan reseptor dalam perut dan otak agar tubuh Anda mengetahui bahwa Anda telah makan dengan cukup. Hal ini membuat "minum selama makan" menjadi pengontrol berat badan yang sehat.
3. Menyegarkan mulut
Menenggak air selagi makan juga dapat menyegarkan langit-langit pada mulut Anda dan membersihkan partikel sisa makanan serta menghilangkan sisa rasa makanan dari hidangan yang Anda makan. Bahkan, beberapa kultur memiliki kebiasaan untuk meneguk kaldu semur atau sup saat makan untuk tujuan yang sama seperti halnya meminum air.
Pengecualian
Walau begitu, para ahli kesehatan dari MedlinePlus menganjurkan untuk tidak menenggak air selagi makan apabila Anda dalam kondisi sakit atau sedang menjalani pengobatan penyakit kronik yang dapat menghilangkan nafsu makan. Pasalnya, ketika sakit, mungkin Anda merasa tidak nafsu makan. Tetapi, pada saat yang bersamaan, tubuh memerlukan kalori yang cukup agar Anda tetap kuat dan kembali sehat dari sakit.
Minum selagi makan dapat mengurangi total kalaori yang diasup dari makanan dan hal ini dapat menjadi kontraproduktif untuk penyembuhan Anda. Bukan berarti Anda harus sedikit meminum cairan. Anda harus tetap terhidrasi, tetapi dengan kadar cairan yang cukup sehingga cairan tersebut tidak mengganggu jumlah asupan kalori dan Anda pun mendapat nutrisi yang cukup.
sumber: kompas
Namun, tidak demikian halnya menurut laporan Mayo Clinic. Faktanya, minum saat makan merupakan sesuatu hal yang menyehatkan. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kebiasaan minum selagi makan.
1. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Menurut Dr Michael F Picco, penulis untuk Mayo Clinic, menenggak air selama makan dapat membantu proses pencernaan makanan. Air dan jenis cairan lainnya mampu memecah makanan yang ada di dalam perut serta menjaga jalur sistem pencernaan. Air juga membantu mengirimkan oksigen ke seluruh tubuh dan membantu menghasilkan energi yang dapat digunakan dalam pencernaan. Selain itu, air menjaga mulut, tenggorokan, dan bibir dari kemungkinan dehidrasi serta mengatasi masalah seperti mulut kering dan bau napas.
2. Membuat Anda merasa kenyang lebih cepat
Meminum cukup air selagi makan dapat membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi. Air juga dapat bereaksi secara alami dengan serat yang terkandung dalam makanan sehingga menyebabkan perut "membengkak". Proses ini dapat mengaktifkan reseptor dalam perut dan otak agar tubuh Anda mengetahui bahwa Anda telah makan dengan cukup. Hal ini membuat "minum selama makan" menjadi pengontrol berat badan yang sehat.
3. Menyegarkan mulut
Menenggak air selagi makan juga dapat menyegarkan langit-langit pada mulut Anda dan membersihkan partikel sisa makanan serta menghilangkan sisa rasa makanan dari hidangan yang Anda makan. Bahkan, beberapa kultur memiliki kebiasaan untuk meneguk kaldu semur atau sup saat makan untuk tujuan yang sama seperti halnya meminum air.
Pengecualian
Walau begitu, para ahli kesehatan dari MedlinePlus menganjurkan untuk tidak menenggak air selagi makan apabila Anda dalam kondisi sakit atau sedang menjalani pengobatan penyakit kronik yang dapat menghilangkan nafsu makan. Pasalnya, ketika sakit, mungkin Anda merasa tidak nafsu makan. Tetapi, pada saat yang bersamaan, tubuh memerlukan kalori yang cukup agar Anda tetap kuat dan kembali sehat dari sakit.
Minum selagi makan dapat mengurangi total kalaori yang diasup dari makanan dan hal ini dapat menjadi kontraproduktif untuk penyembuhan Anda. Bukan berarti Anda harus sedikit meminum cairan. Anda harus tetap terhidrasi, tetapi dengan kadar cairan yang cukup sehingga cairan tersebut tidak mengganggu jumlah asupan kalori dan Anda pun mendapat nutrisi yang cukup.
sumber: kompas
9 Sep 2011
Tidur Siang Cukup 20 Menit
Performa menurun? Tidur siang saja dan Anda akan bangun dengan pikiran yang lebih tajam dan bugar. Berbagai penelitian menunjukkan tidur siang jauh lebih efektif daripada kopi dalam hal meningkatkan fokus dan mengganti waktu tidur malam yang kurang.
Akan tetapi yang namanya tidur siang tentu tidak membutuhkan waktu seperti halnya tidur malam. Penelitian menunjukkan tidur selama 15-20 menit sudah cukup untuk mendorong daya pikir dan kreativitas. Sementara itu tidur siang selama 10 menit sebenarnya sudah cukup membuat segar namun dengan cepat akan membuat mata mengantuk kembali.
Menurut Sanjeev Kothare, spesialis tidur dari Harvard Medical School, tidur siang yang terlalu lama justru menyebabkan tubuh menjadi lemas dan pusing. Apalagi jika waktu tidur Anda di malam hari normal, yakni 7-9 jam.
"Dua puluh menit adalah waktu yang paling optimal untuk meningkatkan performa, fokus, dan kewaspadaan," katanya seperti dikutip situs webmd.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk tidur siang, khususnya bagi para pekerja? Anda bisa menggunakan waktu istirahat siang. Sesudah makan, gunakan waktu istirahat yang tersisa untuk memejamkan mata. Carilah tempat yang tenang dan minim gangguan.
sumber: kompas
Akan tetapi yang namanya tidur siang tentu tidak membutuhkan waktu seperti halnya tidur malam. Penelitian menunjukkan tidur selama 15-20 menit sudah cukup untuk mendorong daya pikir dan kreativitas. Sementara itu tidur siang selama 10 menit sebenarnya sudah cukup membuat segar namun dengan cepat akan membuat mata mengantuk kembali.
Menurut Sanjeev Kothare, spesialis tidur dari Harvard Medical School, tidur siang yang terlalu lama justru menyebabkan tubuh menjadi lemas dan pusing. Apalagi jika waktu tidur Anda di malam hari normal, yakni 7-9 jam.
"Dua puluh menit adalah waktu yang paling optimal untuk meningkatkan performa, fokus, dan kewaspadaan," katanya seperti dikutip situs webmd.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk tidur siang, khususnya bagi para pekerja? Anda bisa menggunakan waktu istirahat siang. Sesudah makan, gunakan waktu istirahat yang tersisa untuk memejamkan mata. Carilah tempat yang tenang dan minim gangguan.
sumber: kompas
23 Agu 2011
Radiasi Ponsel Merusak Sel Sperma
Suara dering telepon di saku celana Anda bisa menjadi alarm bahaya bagi sel sperma. Demikian menurut hasil studi yang menemukan bahaya radiasi ponsel pada kualitas sperma.
Beberapa riset telah menunjukkan pria pengguna ponsel memiliki jumlah sperma lebih sedikit, lebih lambat bergerak dan rusak, dibandingkan dengan pria yang tidak memakai ponsel. Namun sebenarnya yang menjadi masalah adalah tempat penyimpanan ponselnya.
Sekitar dua bulan lalu para peneliti dari Afrika Selatan menemukan pria yang membawa ponselnya di pinggul atau di kantong celana bagian depan memiliki sperma yang lebih lambat dalam berenang dan juga lebih sedikit konsentrasinya. Keduanya sangat berpengaruh pada kesuburan seorang pria.
Studi teranyar mengenai efek radiasi dilakukan peneliti dari Turki dengan subyek sel sperma manusia di dalam cawan patri yang diberi paparan radiasi ponsel selama satu jam. Paparan tersebut menyebabkan sperma menjadi abnormal, sehingga kesulitan mencapai sel telur.
"Seharusnya hasil riset ini diwaspadai oleh pria yang masih berada di usia reproduksi dan terbiasa menaruh ponselnya di saku celana," kata Joel Moskowitz, Ph.D, direktur Universitas California, Berkeley Center for Familiy and Community Health.
Penelitian lain yang dilakukan pada tikus percobaan juga memberi hasil mengkhawatirkan. Para peneliti meletakkan tikus-tikus dalam kandang khusus dengan ponsel ditaruh 2 inci dari dasar kandang.
Setelah berdekatan dengan ponsel 6 jam setiap hari selama 18 minggu, para peneliti menemukan penurunan prosentasi sperma hidup 25 persen, dari sebelumnya 70 persen. Selain itu sel sperma tikus-tikus itu juga saling menempel sehingga tidak bisa membuahi sel telur.
Moskowitz mengatakan hasil penelitian ini belum mencapai kesimpulan karena mekanisme radiasi pada perubahan sel sperma belum diketahui.
Salah satu teori menyebutkan ponsel akan memanas ketika digunakan sehingga akan meningkatkan suhu di sekitar organ genital pria ketika disimpan dalam saku celana.
Hipotesis lain menyatakan hal itu berkaitan dengan frekuensi elektromagnetik yang dipancarkan ponsel. Baik sel tubuh atau ponsel memancarkan frekuensi elektromagnetik dan radiasi frekuensi yang tinggi akan diserap tubuh hingga ke jaringan sehingga meningkatkan gerakan molekuler di dalam sel tubuh.
sumber : kompas
Beberapa riset telah menunjukkan pria pengguna ponsel memiliki jumlah sperma lebih sedikit, lebih lambat bergerak dan rusak, dibandingkan dengan pria yang tidak memakai ponsel. Namun sebenarnya yang menjadi masalah adalah tempat penyimpanan ponselnya.
Sekitar dua bulan lalu para peneliti dari Afrika Selatan menemukan pria yang membawa ponselnya di pinggul atau di kantong celana bagian depan memiliki sperma yang lebih lambat dalam berenang dan juga lebih sedikit konsentrasinya. Keduanya sangat berpengaruh pada kesuburan seorang pria.
Studi teranyar mengenai efek radiasi dilakukan peneliti dari Turki dengan subyek sel sperma manusia di dalam cawan patri yang diberi paparan radiasi ponsel selama satu jam. Paparan tersebut menyebabkan sperma menjadi abnormal, sehingga kesulitan mencapai sel telur.
"Seharusnya hasil riset ini diwaspadai oleh pria yang masih berada di usia reproduksi dan terbiasa menaruh ponselnya di saku celana," kata Joel Moskowitz, Ph.D, direktur Universitas California, Berkeley Center for Familiy and Community Health.
Penelitian lain yang dilakukan pada tikus percobaan juga memberi hasil mengkhawatirkan. Para peneliti meletakkan tikus-tikus dalam kandang khusus dengan ponsel ditaruh 2 inci dari dasar kandang.
Setelah berdekatan dengan ponsel 6 jam setiap hari selama 18 minggu, para peneliti menemukan penurunan prosentasi sperma hidup 25 persen, dari sebelumnya 70 persen. Selain itu sel sperma tikus-tikus itu juga saling menempel sehingga tidak bisa membuahi sel telur.
Moskowitz mengatakan hasil penelitian ini belum mencapai kesimpulan karena mekanisme radiasi pada perubahan sel sperma belum diketahui.
Salah satu teori menyebutkan ponsel akan memanas ketika digunakan sehingga akan meningkatkan suhu di sekitar organ genital pria ketika disimpan dalam saku celana.
Hipotesis lain menyatakan hal itu berkaitan dengan frekuensi elektromagnetik yang dipancarkan ponsel. Baik sel tubuh atau ponsel memancarkan frekuensi elektromagnetik dan radiasi frekuensi yang tinggi akan diserap tubuh hingga ke jaringan sehingga meningkatkan gerakan molekuler di dalam sel tubuh.
sumber : kompas
22 Agu 2011
Pengaruh Air pada 7 Bagian Tubuh
Air adalah komponen utama dalam tubuh manusia, bahkan sekitar 55 persen berat tubuh kita adalah air. Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang karena air sangat vital untuk reaksi kimia tubuh.
Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:
1. Otak
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat. Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.
2. Mulut
Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.
3. Jantung
Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.
4. Sirkulasi darah
Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan. Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.
5. Otot
Bila kecukupan cairan terpenuhi, air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik. Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.
6. Kulit
Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.
7. Ginjal
Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring "sampah" dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal. Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.
sumber: kompas
Air harus dikonsumsi setiap hari karena tubuh tidak bisa membuatnya. Untuk mengetahui peran air dalam tubuh kita, simak apa saja pengaruh air pada 7 bagian tubuh berikut ini:
1. Otak
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat daya ingat lebih tajam, mood stabil dan motivasi lebih baik. Jika kecukupan air dalam tubuh baik, kemampuan kita dalam memecahkan masalah juga akan meningkat. Para ilmuwan menyebutkan kekurangan air akan menyebabkan aliran oksigen ke area otak berkurang sehingga sel-sel saraf menyusut sementara. Tak heran jika orang yang kehausan biasanya sulit berkonsentrasi.
2. Mulut
Air akan menjaga tenggorokan dan bibir lebih basah dan menjaga mulut kekeringan. Kondisi mulut yang kering bisa memicu bau mulut dan rasa yang tidak enak, bahkan gigi berlubang.
3. Jantung
Dehidrasi akan menyebabkan penurunan volume darah sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam memompa darah agar sel-sel tidak kekurangan oksigen. Akibatnya aktivitas fisik ringan seperti naik tangga atau berlari akan terasa lebih melelahkan.
4. Sirkulasi darah
Tubuh mengeluarkan panas dengan cara melebarkan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit sehingga aliran darah lebih cepat dan panas lebih banyak yang dikeluarkan. Bila kita kekurangan cairan, dibutuhkan temperatur lingkungan yang lebih tinggi agar pembuluh darah melebar sehingga kita akan tetap kepanasan.
5. Otot
Bila kecukupan cairan terpenuhi, air di dalam dan luar sel yang berfungsi mengkontraksi otot menyediakan nutrisi yang cukup dan proses pembuangan berlangsung efisien sehingga performa tubuh akan baik. Air juga penting untuk melumaskan sendi. Namun kram otot tidak berkaitan dengan dehidrasi melainkan karena kelelahan otot.
6. Kulit
Jika seseorang menderita dehidrasi berat, kulit menjadi kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kulit kering, yang biasanya disebabkan karena zat kimia dalam sabun, air panas atau terpapar udara kering. Sayangnya, minum cukup air tidak akan mencegah keriput.
7. Ginjal
Ginjal membutuhkan cairan untuk menyaring "sampah" dari peredaran darah dan membuangnya melalui urin. Kecukupan cairan juga akan membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal. Dehidrasi berat akan menyebabkan ginjal berhenti berfungsi, sehingga toksin atau racun menumpuk di tubuh.
sumber: kompas
16 Agu 2011
Olahraga 15 Menit Perpanjang Usia 3 Tahun
Satu lagi ditemukan manfaat dari olah raga bagi kesehatan. Sebuah riset di Taiwan baru-baru ini mengklaim, dengan berolahraga selama 15 menit dalam setiap hari ternyata dapat memperpanjang hidup Anda 3 (tiga) tahun menjadi lebih lama.
Menurut peneliti, selama ini kebanyakan orang berpatokan pada pedoman yang mengatakan olahraga harus dilakukan 30 menit dalam sehari dan lima hari dalam seminggu. Padahal, dengan menerapkan dosis latihan yang lebih rendah, akan lebih memotivasi seseorang untuk mau berolahraga.
Chi Pang Wen, pemimpin studi dari Lembaga Penelitian Kesehatan Nasional Taiwan mengatakan, mendedikasikan 15 menit sehari secara rutin untuk berolahraga seperti jalan cepat akan memberikan keuntungan bagi siapa pun.
"Ini untuk pria, wanita, perokok muda dan tua, orang sehat dan tidak sehat. Nasihat ini dapat diberikan oleh dokter kepada pasien tanpa harus melihat apakah dia wanita atau pria," katanya.
Wen dan rekan-rekan, yang menerbitkan temuannya dalam Medical Journal The Lancet, melibatkan 416.000 relawan yang diamati selama 13 tahun. Selama studi, catatan kesehatan dan laporan tingkat aktivitas fisik para relawan dianalisis.
Setelah memperhitungkan perbedaan dalam hal usia, berat badan, jenis kelamin dan berbagai indikator kesehatan yang berhubungan, peneliti menemukan bahwa dengan hanya 15 menit latihan sehari dapat meningkatkan harapan hidup seseorang tiga tahun lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif berlolahraga.
Olahraga rutin setiap hari juga terkait dengan risiko kejadian lebih rendah terkena kanker, dan mengurangi risiko kematian terkait kanker. "Cepat atau lambat, Anda akan mati. Tapi dibandingkan dengan kelompok aktif (berolahraga), kelompok yang jarang berolahraga punya risiko kematian akibat kanker 10 persen lebih tinggi," kata Wen.
Wen mengatakan, temuannya konsisten dengan penelitian serupa di masa lalu yang melibatkan relawan dari Kaukasia. Namun, ia mengklaim timnya sebagai penemu pertama yang dapat menunjukkan adanya hubungan manfaat berolahraga dengan waktu yang minim sekalipun.
"Tidak ada penelitian lain yang dapat menyimpulkan. Kita adalah orang pertama yang mengatakan bahwa olahraga selama 15 menit sudah cukup bermanfaat," katanya.
"Kami berharap penelitian ini akan membuatnya orang yang malas berolahraga menjadi lebih tertarik untuk berolahraga. Mereka dapat mengalokasikan 15 menit sehari, bukan 30 menit, yang tentu lebih sulit," pungkasnya.
sumber: kompas
Menurut peneliti, selama ini kebanyakan orang berpatokan pada pedoman yang mengatakan olahraga harus dilakukan 30 menit dalam sehari dan lima hari dalam seminggu. Padahal, dengan menerapkan dosis latihan yang lebih rendah, akan lebih memotivasi seseorang untuk mau berolahraga.
Chi Pang Wen, pemimpin studi dari Lembaga Penelitian Kesehatan Nasional Taiwan mengatakan, mendedikasikan 15 menit sehari secara rutin untuk berolahraga seperti jalan cepat akan memberikan keuntungan bagi siapa pun.
"Ini untuk pria, wanita, perokok muda dan tua, orang sehat dan tidak sehat. Nasihat ini dapat diberikan oleh dokter kepada pasien tanpa harus melihat apakah dia wanita atau pria," katanya.
Wen dan rekan-rekan, yang menerbitkan temuannya dalam Medical Journal The Lancet, melibatkan 416.000 relawan yang diamati selama 13 tahun. Selama studi, catatan kesehatan dan laporan tingkat aktivitas fisik para relawan dianalisis.
Setelah memperhitungkan perbedaan dalam hal usia, berat badan, jenis kelamin dan berbagai indikator kesehatan yang berhubungan, peneliti menemukan bahwa dengan hanya 15 menit latihan sehari dapat meningkatkan harapan hidup seseorang tiga tahun lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif berlolahraga.
Olahraga rutin setiap hari juga terkait dengan risiko kejadian lebih rendah terkena kanker, dan mengurangi risiko kematian terkait kanker. "Cepat atau lambat, Anda akan mati. Tapi dibandingkan dengan kelompok aktif (berolahraga), kelompok yang jarang berolahraga punya risiko kematian akibat kanker 10 persen lebih tinggi," kata Wen.
Wen mengatakan, temuannya konsisten dengan penelitian serupa di masa lalu yang melibatkan relawan dari Kaukasia. Namun, ia mengklaim timnya sebagai penemu pertama yang dapat menunjukkan adanya hubungan manfaat berolahraga dengan waktu yang minim sekalipun.
"Tidak ada penelitian lain yang dapat menyimpulkan. Kita adalah orang pertama yang mengatakan bahwa olahraga selama 15 menit sudah cukup bermanfaat," katanya.
"Kami berharap penelitian ini akan membuatnya orang yang malas berolahraga menjadi lebih tertarik untuk berolahraga. Mereka dapat mengalokasikan 15 menit sehari, bukan 30 menit, yang tentu lebih sulit," pungkasnya.
sumber: kompas
12 Agu 2011
Bahaya Kebanyakan Duduk bagi Kesehatan
Hasil penelitian menunjukkan, gaya hidup kurang aktif atau sedentari dapat meningkatkan risiko mengidap penyakit kronis meskipun Anda telah meluangkan waktu untuk berolahraga.
"Jika orang-orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, meski telah berolahraga secara rutin, mereka tetap berisiko tinggi terkena penyakit kronis. Jika mereka mau menambah gerakan dalam rutinitasnya sepanjang hari, mereka akan merasa lebih baik dan terhindar dari masalah kesehatan," ujar John Thyfault, asisten profesor nutrisi dan fisiologi dari Universitas Missouri.
Dalam penelitian terbaru, Thyfault dan timnya menemukan bahwa mereka yang gaya hidupnya berubah dari level aktivitas tinggi (lebih dari 10.000 langkah setiap hari) menjadi tidak aktif (kurang dari 5.000 langkah per hari) berisiko lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2.
Menurut Thyfault, aktivitas yang menuntut seseorang jarang duduk seperti tak terlihat pengaruhnya terhadap seseorang. Tetapi, dalam jangka panjang hal itu dapat mencegah kenaikan berat badan.
Dalam sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan Journal of Applied Physiology, para peneliti berpendapat, gaya hidup kurang aktif merupakan penyebab utama penyakit kronis, seperti diabetes, obesitas, juga penyakit perlemakan hati. Berolahraga secara teratur pun mungkin belum cukup bagi mereka yang banyak duduk untuk menekan risiko penyakit ini.
Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk dapat memicu risiko kematian.
"Setiap orang harus mencoba mengambil paling tidak 10.000 langkah setiap hari. Tak perlu dilakukan sekaligus, tapi melakukan 500 hingga 1.000 langkah setiap beberapa jam sudah terbilang bagus," ujar Scott Rector, asisten profesor nutrisi dan olahraga fisiologi dari Universitas Missouri.
Perubahan kecil dapat meningkatkan jumlah langkah orang-orang dalam kegiatan rutin mereka. "Cobalah untuk menggunakan tangga dibanding dengan elevator, berjalan menuju meja teman kantor dibandingkan dengan memanggil mereka, atau meluangkan sedikit waktu untuk Anda sedikit berjalan-jalan sepanjang hari," tambahnya.
sumber: kompas
"Jika orang-orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, meski telah berolahraga secara rutin, mereka tetap berisiko tinggi terkena penyakit kronis. Jika mereka mau menambah gerakan dalam rutinitasnya sepanjang hari, mereka akan merasa lebih baik dan terhindar dari masalah kesehatan," ujar John Thyfault, asisten profesor nutrisi dan fisiologi dari Universitas Missouri.
Dalam penelitian terbaru, Thyfault dan timnya menemukan bahwa mereka yang gaya hidupnya berubah dari level aktivitas tinggi (lebih dari 10.000 langkah setiap hari) menjadi tidak aktif (kurang dari 5.000 langkah per hari) berisiko lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2.
Menurut Thyfault, aktivitas yang menuntut seseorang jarang duduk seperti tak terlihat pengaruhnya terhadap seseorang. Tetapi, dalam jangka panjang hal itu dapat mencegah kenaikan berat badan.
Dalam sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan Journal of Applied Physiology, para peneliti berpendapat, gaya hidup kurang aktif merupakan penyebab utama penyakit kronis, seperti diabetes, obesitas, juga penyakit perlemakan hati. Berolahraga secara teratur pun mungkin belum cukup bagi mereka yang banyak duduk untuk menekan risiko penyakit ini.
Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk dapat memicu risiko kematian.
"Setiap orang harus mencoba mengambil paling tidak 10.000 langkah setiap hari. Tak perlu dilakukan sekaligus, tapi melakukan 500 hingga 1.000 langkah setiap beberapa jam sudah terbilang bagus," ujar Scott Rector, asisten profesor nutrisi dan olahraga fisiologi dari Universitas Missouri.
Perubahan kecil dapat meningkatkan jumlah langkah orang-orang dalam kegiatan rutin mereka. "Cobalah untuk menggunakan tangga dibanding dengan elevator, berjalan menuju meja teman kantor dibandingkan dengan memanggil mereka, atau meluangkan sedikit waktu untuk Anda sedikit berjalan-jalan sepanjang hari," tambahnya.
sumber: kompas
2 Agu 2011
Minim Gerak Sebabkan Kematian
foto: Chris Staniforth
Kebiasaan tak banyak bergerak dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan pembekuan darah, yang kemudian berujung kematian. Kejadian ini bisa dialami antara lain oleh orang yang terlalu lama duduk di depan komputer tanpa melakukan kegiatan lain.
Kasus kematian di depan komputer yang paling banyak terjadi adalah ketika seseorang bermain game dalam jangka waktu lama secara tanpa henti, seperti yang baru-baru ini terjadi pada Chris Stanifort. Remaja berusia 20 tahun tersebut diketahui meninggal setelah duduk di depan komputer selama 12 jam tanpa henti. Hasil otopsi menyebutkan Stanifort meninggal akibat pembekuan darah--dalam bahasa medis disebut "deep vein thrombosis (DVT)".
DVT adalah kondisi munculnya gumpalan darah di pembuluh, biasanya terjadi di urat nadi di kaki, tulang panggul, atau lengan. Penderita biasanya merasa kesakitan, bengkak, tubuhnya memerah dan panas. Kondisi akan makin serius jika gumpalan darah mengganggu aliran darah dan menyebabkan pemblokiran di paru-paru atau disebut "pulmonary embolism".
Stanifort bukan satu-satunya korban DVT akibat kebiasaan bermain game. Sebelumnya kematian di depan komputer pernah ditemui di warung-warung internet di China, tempat banyak remaja yang menghabiskan waktu sampai berhari-hari hanya untuk bermain. Pemerintah China bahkan sampai membuat pusat-pusat rehabilitasi kecanduan game sebagai upaya mengatasi situasi yang terjadi.
DVT menyerang nyaris tanpa tanda-tanda. Untuk menghindarinya, pengguna komputer sebaiknya menyelingi kegiatannya dengan melakukan gerakan fisik ringan seperti menggerakkan kaki, tangan, atau berjalan kaki sewaktu-waktu.
sumber: national geographic indonesia
Kebiasaan tak banyak bergerak dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan pembekuan darah, yang kemudian berujung kematian. Kejadian ini bisa dialami antara lain oleh orang yang terlalu lama duduk di depan komputer tanpa melakukan kegiatan lain.
Kasus kematian di depan komputer yang paling banyak terjadi adalah ketika seseorang bermain game dalam jangka waktu lama secara tanpa henti, seperti yang baru-baru ini terjadi pada Chris Stanifort. Remaja berusia 20 tahun tersebut diketahui meninggal setelah duduk di depan komputer selama 12 jam tanpa henti. Hasil otopsi menyebutkan Stanifort meninggal akibat pembekuan darah--dalam bahasa medis disebut "deep vein thrombosis (DVT)".
DVT adalah kondisi munculnya gumpalan darah di pembuluh, biasanya terjadi di urat nadi di kaki, tulang panggul, atau lengan. Penderita biasanya merasa kesakitan, bengkak, tubuhnya memerah dan panas. Kondisi akan makin serius jika gumpalan darah mengganggu aliran darah dan menyebabkan pemblokiran di paru-paru atau disebut "pulmonary embolism".
Stanifort bukan satu-satunya korban DVT akibat kebiasaan bermain game. Sebelumnya kematian di depan komputer pernah ditemui di warung-warung internet di China, tempat banyak remaja yang menghabiskan waktu sampai berhari-hari hanya untuk bermain. Pemerintah China bahkan sampai membuat pusat-pusat rehabilitasi kecanduan game sebagai upaya mengatasi situasi yang terjadi.
DVT menyerang nyaris tanpa tanda-tanda. Untuk menghindarinya, pengguna komputer sebaiknya menyelingi kegiatannya dengan melakukan gerakan fisik ringan seperti menggerakkan kaki, tangan, atau berjalan kaki sewaktu-waktu.
sumber: national geographic indonesia
1 Agu 2011
Multitasking Bisa Berakibat Buruk Bagi Otak
Kebanyakan orang berpikir gadget tercanggih bisa membuatnya lebih gesit, fokus dan efisien. Tapi banyak peneliti percaya bahwa otak manusia tidak bisa benar-benar melakukan dua atau lebih tugas secara bersamaan.
Peneliti mengungkapkan bahwa otak tidak berjalan baik ketika seseorang mengerjakan tugas-tugas ganda yang kompleks, seperti mengemudi sambil berbicara di ponsel.
"Salah satu kegiatan harus mengalah. Entah percakapan telepon seluler atau mengemudi Anda yang akan terganggu," ujar David E. Meyer, PhD, direktur Otak, Kognisi, dan Laboratorium Aksi di Universitas Michigan, di Ann Arbor, seperti dikutip dari Health.com Senin (1/8/2011).
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan satu dekade lalu, Meyer dan koleganya menemukan bahwa orang menjadi kurang efisien ketika melakukan multitasking. Hal ini disebabkan butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikan satu tugas, terutama jika tugasnya kompleks.
Bagaimana multitasking mempengaruhi memori dan perhatian?
"Bentuk paling sederhana dari multitasking bisa menyebabkan gangguan pengolahan informasi atau kerja memori," kata Adam Gazzaley, MD, seorang profesor neurologi, fisiologi, dan psikiatri di University of California, San Francisco.
Peneliti dari Stanford University melakukan studi yang meminta siswa untuk mengambil kuesioner online tentang penggunaan media. Dari kelompok tersebut, para peneliti mengidentifikasi berat dan ringannya "multitasker media" kemudian membandingkan kerja partisipan terhadap tiga tes kognitif.
Studi ini menemukan bahwa multitasker media yang berat mengalami lebih banyak kesulitan dalam menyaring informasi yang tidak relevan dari lingkungan. Dengan kata lain, partisipan ini lebih rentan terhadap gangguan daripada teman-temannya. Serta ia menjadi kurang mampu untuk fokus dan memiliki kesulitan dalam beralih tugas.
Multitasking umumnya bisa menimbulkan masalah pada usia berapa pun, tapi kondisi ini akan lebih mungkin mengganggu memori pada orang yang sudah tua.
Dalam dua penelitian terbaru, Dr Gazzaley dan rekan memberikan tes untuk kelompok dewasa muda dan tua. Partisipan diberikan gambar dan diminta untuk mengingatnya 15 detik kemudian setelah diinterupsi dengan tugas kognitif yang lain.
"Kami menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua tidak bisa mengingat kembali dengan mudah. Itulah sebabnya interupsi yang diberikan memiliki dampak lebih besar pada memori kerja mereka untuk mengolah informasi dalam jangka waktu yang singkat," kata Dr Gazzaley.
Apakah remaja melakukan multitasking lebih baik?
Dr. Jay Giedd, MD, kepala unit pencitraan otak di National Institute of Mental Health's Child Psychiatry Branch telah melakukan lebih dari 7.000 kali MRI terhadap 3.000 lebih anak selama dua dekade terakhir untuk lebih memahami perkembangan otak pada anak-anak dan remaja.
"Sejauh ini, anak-anak dalam penelitian kami yang melakukan banyak multitasking mendapatkan nilai cukup bagus, mereka kreatif dan energik. Tapi disisi lain mereka mungkin lebih tertekan," ujar Dr Giedd.
Dr. Giedd mencatat bahwa anak-anak tersebut sering kurang tidur sehingga memicu terjadinya stres. Anak-anak ini sering tergoda untuk tetap bangun dan melakukan lebih banyak hal. Karena itu pada dasarnya multitasking tidaklah efisien.
"Dengan rantai penalaran yang cukup solid, dapat disimpulkan bahwa multitasking yang intens bisa dilakukan secara teratur saat Anda benar-benar peduli tentang pekerjaan, tapi bisa gagal karena keterbatasan pengolahan informasi yang akhirnya mengarah pada kondisi stres kronis," ungkap Meyer
sumber: detikhealth
Peneliti mengungkapkan bahwa otak tidak berjalan baik ketika seseorang mengerjakan tugas-tugas ganda yang kompleks, seperti mengemudi sambil berbicara di ponsel.
"Salah satu kegiatan harus mengalah. Entah percakapan telepon seluler atau mengemudi Anda yang akan terganggu," ujar David E. Meyer, PhD, direktur Otak, Kognisi, dan Laboratorium Aksi di Universitas Michigan, di Ann Arbor, seperti dikutip dari Health.com Senin (1/8/2011).
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan satu dekade lalu, Meyer dan koleganya menemukan bahwa orang menjadi kurang efisien ketika melakukan multitasking. Hal ini disebabkan butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikan satu tugas, terutama jika tugasnya kompleks.
Bagaimana multitasking mempengaruhi memori dan perhatian?
"Bentuk paling sederhana dari multitasking bisa menyebabkan gangguan pengolahan informasi atau kerja memori," kata Adam Gazzaley, MD, seorang profesor neurologi, fisiologi, dan psikiatri di University of California, San Francisco.
Peneliti dari Stanford University melakukan studi yang meminta siswa untuk mengambil kuesioner online tentang penggunaan media. Dari kelompok tersebut, para peneliti mengidentifikasi berat dan ringannya "multitasker media" kemudian membandingkan kerja partisipan terhadap tiga tes kognitif.
Studi ini menemukan bahwa multitasker media yang berat mengalami lebih banyak kesulitan dalam menyaring informasi yang tidak relevan dari lingkungan. Dengan kata lain, partisipan ini lebih rentan terhadap gangguan daripada teman-temannya. Serta ia menjadi kurang mampu untuk fokus dan memiliki kesulitan dalam beralih tugas.
Multitasking umumnya bisa menimbulkan masalah pada usia berapa pun, tapi kondisi ini akan lebih mungkin mengganggu memori pada orang yang sudah tua.
Dalam dua penelitian terbaru, Dr Gazzaley dan rekan memberikan tes untuk kelompok dewasa muda dan tua. Partisipan diberikan gambar dan diminta untuk mengingatnya 15 detik kemudian setelah diinterupsi dengan tugas kognitif yang lain.
"Kami menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua tidak bisa mengingat kembali dengan mudah. Itulah sebabnya interupsi yang diberikan memiliki dampak lebih besar pada memori kerja mereka untuk mengolah informasi dalam jangka waktu yang singkat," kata Dr Gazzaley.
Apakah remaja melakukan multitasking lebih baik?
Dr. Jay Giedd, MD, kepala unit pencitraan otak di National Institute of Mental Health's Child Psychiatry Branch telah melakukan lebih dari 7.000 kali MRI terhadap 3.000 lebih anak selama dua dekade terakhir untuk lebih memahami perkembangan otak pada anak-anak dan remaja.
"Sejauh ini, anak-anak dalam penelitian kami yang melakukan banyak multitasking mendapatkan nilai cukup bagus, mereka kreatif dan energik. Tapi disisi lain mereka mungkin lebih tertekan," ujar Dr Giedd.
Dr. Giedd mencatat bahwa anak-anak tersebut sering kurang tidur sehingga memicu terjadinya stres. Anak-anak ini sering tergoda untuk tetap bangun dan melakukan lebih banyak hal. Karena itu pada dasarnya multitasking tidaklah efisien.
"Dengan rantai penalaran yang cukup solid, dapat disimpulkan bahwa multitasking yang intens bisa dilakukan secara teratur saat Anda benar-benar peduli tentang pekerjaan, tapi bisa gagal karena keterbatasan pengolahan informasi yang akhirnya mengarah pada kondisi stres kronis," ungkap Meyer
sumber: detikhealth
15 Jul 2011
Anjuran Minum 8 Gelas Sehari Menyesatkan?
Minum air minimal delapan gelas sehari adalah nasihat yang sudah lama digaung-gaungkan. Kebiasaan ini diyakini dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, menurunkan berat badan dan meningkatkan konsentrasi.
Tetapi sejumlah ahli kesehatan di Inggris baru-baru memeringatkan bahwa minum delapan gelas air sehari adalah pepatah keliru dan bahkan mungkin bisa membahayakan. Mereka bahkan berani menyatakan, klaim ilmiah di balik anjuran tersebut ini hanyalah "omong kosong".
Di Inggris, National Health Services (NHS) bersama dengan dokter terkemuka dan ahli gizi telah lama menyarankan masyarakat agar minum sekitar 1,2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan.
Namun, sebuah laporan terbaru yang ditulis dalam British Medical Journal menjelaskan bahwa ancaman akan dehidrasi adalah suatu 'mitos' dan mengatakan sejauh ini tak ada bukti di balik klaim bahwa minum banyak air dapat mencegah beberapa masalah kesehatan.
Seorang dokter di Glasgow, Margaret McCartney, dalam jurnal itu mengatakan bahwa anjuran dalam website NHS agar minum enam sampai delapan gelas sehari tidak hanya sebuah omong kosong, tapi juga memalukan.
Dia menambahkan bahwa manfaat dari banyak minum air sering dibesar-besarkan dan ditumpangi kepentingan, misalnya dari perusahaan air dalam kemasan.
Dalam BMJ, Dr McCartney juga menekankan bahwa penelitian menunjukkan bahwa minum air ketika tidak merasa haus justru dapat mengganggu dan bukannya meningkatkan konsentrasi. Bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa zat kimia yang pembunuh kuman ditemukan dalam air kemasan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.
Minum dalam jumlah yang berlebihan juga dapat menyebabkan kurang tidur karena seseorang harus bangun di malam hari untuk pergi ke toilet. Studi lain menunjukkan, bahkan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, bukan mencegahnya.
Dr McCartney juga memperingatkan bahwa minum terlalu banyak air dapat menyebabkan kondisi yang jarang namun berpotensi fatal yang disebut hiponatremia. Kondisi ini yang membuat kadar garam dalam tubuh menurun dan dapat menyebabkan pembengkakan otak.
Pada tahun 2003, aktor Anthony Andrews jatuh sakit karena minum air terlalu banyak selama berlatih peran.
Dokter lain yang dikutip dalam artikel tersebut menambahkan, tidak ada dasar yang cukup untuk mengklaim bahwa air dapat membantu menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan.
Profesor Stanley Goldfarb, seorang ahli metabolisme dari University of Pennsylvania di AS, mengatakan: "Bukti saat ini menyatakan bahwa memang tidak ada bukti. Jika anak-anak minum lebih banyak air daripada mendapatkan kalori ekstra dari soda, itu bagus. Tetapi tidak ada bukti bahwa minum air sebelum makan mengurangi selera saat makan."
Sekitar 2.06 miliar liter air dalam kemasan laku dijual di Inggris pada tahun lalu. Angka ini naik dibandingkan tahun 2000 yang hanya mencapai 1.42 miliar liter.
sumber: kompas.com
Tetapi sejumlah ahli kesehatan di Inggris baru-baru memeringatkan bahwa minum delapan gelas air sehari adalah pepatah keliru dan bahkan mungkin bisa membahayakan. Mereka bahkan berani menyatakan, klaim ilmiah di balik anjuran tersebut ini hanyalah "omong kosong".
Di Inggris, National Health Services (NHS) bersama dengan dokter terkemuka dan ahli gizi telah lama menyarankan masyarakat agar minum sekitar 1,2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan.
Namun, sebuah laporan terbaru yang ditulis dalam British Medical Journal menjelaskan bahwa ancaman akan dehidrasi adalah suatu 'mitos' dan mengatakan sejauh ini tak ada bukti di balik klaim bahwa minum banyak air dapat mencegah beberapa masalah kesehatan.
Seorang dokter di Glasgow, Margaret McCartney, dalam jurnal itu mengatakan bahwa anjuran dalam website NHS agar minum enam sampai delapan gelas sehari tidak hanya sebuah omong kosong, tapi juga memalukan.
Dia menambahkan bahwa manfaat dari banyak minum air sering dibesar-besarkan dan ditumpangi kepentingan, misalnya dari perusahaan air dalam kemasan.
Dalam BMJ, Dr McCartney juga menekankan bahwa penelitian menunjukkan bahwa minum air ketika tidak merasa haus justru dapat mengganggu dan bukannya meningkatkan konsentrasi. Bukti-bukti lain juga menunjukkan bahwa zat kimia yang pembunuh kuman ditemukan dalam air kemasan bisa berakibat buruk bagi kesehatan.
Minum dalam jumlah yang berlebihan juga dapat menyebabkan kurang tidur karena seseorang harus bangun di malam hari untuk pergi ke toilet. Studi lain menunjukkan, bahkan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, bukan mencegahnya.
Dr McCartney juga memperingatkan bahwa minum terlalu banyak air dapat menyebabkan kondisi yang jarang namun berpotensi fatal yang disebut hiponatremia. Kondisi ini yang membuat kadar garam dalam tubuh menurun dan dapat menyebabkan pembengkakan otak.
Pada tahun 2003, aktor Anthony Andrews jatuh sakit karena minum air terlalu banyak selama berlatih peran.
Dokter lain yang dikutip dalam artikel tersebut menambahkan, tidak ada dasar yang cukup untuk mengklaim bahwa air dapat membantu menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan.
Profesor Stanley Goldfarb, seorang ahli metabolisme dari University of Pennsylvania di AS, mengatakan: "Bukti saat ini menyatakan bahwa memang tidak ada bukti. Jika anak-anak minum lebih banyak air daripada mendapatkan kalori ekstra dari soda, itu bagus. Tetapi tidak ada bukti bahwa minum air sebelum makan mengurangi selera saat makan."
Sekitar 2.06 miliar liter air dalam kemasan laku dijual di Inggris pada tahun lalu. Angka ini naik dibandingkan tahun 2000 yang hanya mencapai 1.42 miliar liter.
sumber: kompas.com
5 Jul 2011
Gaya Hidup yang Ampuh "Lawan" Insomnia
TIDUR, merupakan salah satu yang terbaik dari sekian banyak cara manusia beristirahat. Tidur yang berkualitas merupakan sarana untuk menghilangkan berbagai macam penat fisik, bahkan lelah dari segi emosional dan kejiwaan. Tentunya tidak setiap orang mendapatkan "tidur" yang berkualitas. Aktifitas harian seseorang yang berbeda macam dan bentuknya membuat perbedaan kulitas tidur yang didapatkan tiap-tiap orang berbeda. Seseorang yang terbiasa 'lembur' hingga larut malam, hanya punya sedikit waktu untuk menikmati 'bermimpi' di malam harinya, orang-orang dengan karakteristik seperti ini tentu saja, tidur diwaktu yang berbeda bagi kebanyakan orang dan terbangun di waktu yang terlampau terlambat untuk menikmati pagi hari.
Gaya hidup sangat berpengaruh untuk menciptakan kualitas tidur yang sempurna, yang berarti memperbaiki kualitas diri dari segi kesehatan, baik fisik, emosional dan psikologi. Gaya hidup apa saja yang membebaskan malam hari dari insomnia?
Mematikan Lampu
Ruangan yang gelap atau temaram akan membuat mata dan otak menjadi rileks, terbebas dari cahaya yang membuat otak dan mata bekerja. The Ohio State di Columbus menemukan bahwa sejumlah kecil cahaya dari ponsel atau bahkan komputer akan memproduksi melatonin yang mengganggu tidur. Bahkan cahaya dari perangkat elektronik yang menghasilkan cahaya kecilpun akan menyebabkan tidur Anda terganggu, apalagi cahaya lampu yang terang.
Hentikan main game, menonton televisi dan menghidupkan komputer sebelum tidur
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, cahaya dari perangkat elektronik-elektronik ini akan merangsang otak, sehingga membuat sulit tertidur. Menonton televisi, main game dan sekedar berselancar di dunia maya juga menyebabkan ketegangan pada otak, yang menyebabkan otak terus terjaga.
Membiasakan tidur dan bangun diwaktu tertentu secara rutin
Biarkan otak memproses kebiasaan-kebiasaan yang Anda pilih, untuk tertidur dan terbangun diwaktu-waktu yang Anda pilih sendiri. Tidurlah dan bangun diwaktu yang Anda pilih sendiri secara rutin, biasakanlah. Misalnya, Anda tidur di jam 21.00 dan bangun pukul 05.00. Lama kelamaan otak akan memprosesnya menjadi sebuah kebiasaan dan Anda tidak akan merasa kesulitan lagi tidur awal dan bangun pagi.
Hindari Minum kopi
Kopi adalah penghasil kafein, musuh nomer satu dari tidur, karenanya hindari minum kopi sebelum tidur.
Hindari Merokok
Merokok juga merupakan salah satu musuh tidur, rokok memperburuk apnea tidur dan menyebabkan gangguan pernapasan yang membuat sulit untuk tidur nyenyak.
Lakukan Olahraga satu jam sebelum tidur
Gerakan-gerakan yang memicu detak jantung dan memeras keringat tepat sebelum waktu tidur memang akan membuat Anda sulit tidur, tetapi olahraga yang dilakukan beberapa jam sebelum tidur justru akan membuat tidur Anda jadi lebih berkualitas. Usai berolahraga tubuh Anda akan merasa lelah, beristirahatlah atau beraktivitaslah lagi sekitar kurang lebih satu jam sebelum kemudian Anda beranjak tidur. Saat itu tubuh Anda akan merasakan lebih rileks dan nyaman berkat berolahraga, selain itu pikiranpun akan terlepas dari stres dan penat.
sumber: suara merdeka
27 Apr 2011
Kopi Tak Terbukti Naikkan Tensi
Kafein yang terdapat di dalam kopi selama ini sering dituding sebagai penyebab naiknya tensi darah. Meski belum mendapat kesimpulan akhir, namun penelitian terbaru menunjukkan minum kopi tidak terbukti meningkatkan tensi.
Laporan studi terbaru yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition ini dibuat setelah menghimpun data dari enam penelitian yang melibatkan 170.000 orang. Dalam masing-masing penelitian, dilakukan survei untuk mengetahui jumlah kopi yang diminum setiap hari kemudian riwayat kesehatan para responden diikuti hingga 33 tahun.
Sekitar satu dari lima partisipan menderita hipertensi. Akan tetapi tidak ada perbedaan risiko antara mereka yang minum lima cangkir kopi per hari dengan orang yang hanya minum sedikit. Meski begitu minum kopi bukan berarti bebas dari risiko sama sekali.
Hasil penelitian juga menemukan risiko terkena hipertensi antara mereka yang minum kopi 3 cangkir per hari dengan yang minum kurang dari jumlah tersebut hanya berbeda sedikit.
"Saya tidak yakin kopi adalah faktor risiko hipertesi. Akan tetapi jika orang minum kopi 12 cangkir setiap hari dan tidak bisa tidur, maka itu adalah hal yang perlu diwaspadai," kata Dr.Lawrence Krakoff, peneliti bidang hipertensi dari Mount Sinai Medical Center, New York, AS.
Kaitan antara kopi dengan hipertensi sendiri sangat rumit dan mungkin efeknya tidak sama pada setiap orang. "Perbedaan genetik mungkin berpengaruh pada efek kafein yang diasup. Untuk sebagian orang tidak ada pengaruh minum kopi banyak," kata Dr.Liwei Chen, peneliti.
sumber: kompas
Laporan studi terbaru yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition ini dibuat setelah menghimpun data dari enam penelitian yang melibatkan 170.000 orang. Dalam masing-masing penelitian, dilakukan survei untuk mengetahui jumlah kopi yang diminum setiap hari kemudian riwayat kesehatan para responden diikuti hingga 33 tahun.
Sekitar satu dari lima partisipan menderita hipertensi. Akan tetapi tidak ada perbedaan risiko antara mereka yang minum lima cangkir kopi per hari dengan orang yang hanya minum sedikit. Meski begitu minum kopi bukan berarti bebas dari risiko sama sekali.
Hasil penelitian juga menemukan risiko terkena hipertensi antara mereka yang minum kopi 3 cangkir per hari dengan yang minum kurang dari jumlah tersebut hanya berbeda sedikit.
"Saya tidak yakin kopi adalah faktor risiko hipertesi. Akan tetapi jika orang minum kopi 12 cangkir setiap hari dan tidak bisa tidur, maka itu adalah hal yang perlu diwaspadai," kata Dr.Lawrence Krakoff, peneliti bidang hipertensi dari Mount Sinai Medical Center, New York, AS.
Kaitan antara kopi dengan hipertensi sendiri sangat rumit dan mungkin efeknya tidak sama pada setiap orang. "Perbedaan genetik mungkin berpengaruh pada efek kafein yang diasup. Untuk sebagian orang tidak ada pengaruh minum kopi banyak," kata Dr.Liwei Chen, peneliti.
sumber: kompas
11 Apr 2011
Potong Rambut Tiap 2 Bulan Bisa Bikin Rambut Sehat
Memotong rambut tiap 6-8 minggu (1,5-2 bulan) sangat baik untuk menjaga rambut tetap kuat dan sehat. Tak perlu memotong panjang-panjang, karena memotong ujung rambut saja sudah cukup membantu menjaga pertumbuhan rambut.Memotong rambut secara teratur dapat membuat lapisan rambut tetap kuat dan mencegah terjadinya ujung rambut bercabang.
Seperti dikutip American Academy of Dermatology (AAD), Jumat (11/2/2011), rata-rata rambut mengalami pertumbuhan 0,5-1 inci (1,27-2,54 cm) tiap bulannya.
Namun pada saat tertentu, sebagian dari akar rambut (sekitar 15 persen atau lebih) akan mengalami pertumbuhan hiatus (kosong). Jika rambut mengalami pertumbuhan kosong lama-kelamaan akan rontok.
Diperkirakan ada waktu sekitar tiga bulan, tidak ada aktivitas di dalam folikel (kantong rambut). Ini berarti pada waktu-waktu tertentu tidak ada pertumbuhan rambut di dalam kulit kepala. Dengan rajin memotong rambut tiap 2 bulan maka pertumbuhan rambut bisa tetap dijaga.
Sementara setiap hari seseorang pasti kehilangan rambutnya, baik karena proses yang normal atau karena adanya kerusakan. Rata-rata normal, orang akan kehilangan sebanyak 50 sampai 100 helai rambut setiap harinya.
Rambut yang tidak pernah dipotong, seperti dikutip dari Howstuffworks bisa dapat terus tumbuh rata-rata 2-6 tahun tergantung dari karakteristik rambutnya. Jika sudah lebih dari 6 tahun maka rambut tersebut tidak akan tumbuh lagi atau mati.
Rekomendasi rajin potong rambut 1,5-2 bulan juga cocok buat rambut yang sering di blow dry, diwarnai atau terlalu sering terkena matahari. Rambut yang dipotong tidak perlu banyak, cukup hanya seperempat inci (0,6 sampai 1 cm) saja ini berguna untuk mencegah kerusakan rambut.
Rambut juga bisa terhenti pertumbuhannya karena beberapa faktor, antara lain kehamilan, menyusui, malnutrisi atau ketidakseimbangan hormon.
Cara terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan rambut selain rajin memotong ujung rambut adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya protein, seperti daging, telur, kedelai dan kacang-kacangan yang dikemas dengan protein untuk membangun sel yang kuat di seluruh tubuh. Suplemen seperti vitamin E dan D juga dapat mempromosikan pembelahan sel rambut yang sehat dan bisa mempercepat proses pertumbuhan rambut secara keseluruhan.
Rambut terdiri dari tiga lapisan. Lapisan atas adalah lapisan asam amino yang kuat, pada tahap ini dikenal sebagai kutikula. Lapisan menengah juga terbuat dari protein, yaitu kerak. Dan lapisan terakhir yang tidak terdapat pada rambut pirang atau tipis, yaitu lapisan yang disebut medulla.
Hampir 91 persen bagian rambut adalah protein dan dibangun tangguh dengan komposisi asam amino. Memotong rambut secara teratur dapat membuat lapisan rambut tetap kuat dan mencegah terjadinya ujung rambut bercabang.
sumber: detikhealth
6 Apr 2011
Fakta Mengejutkan Yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Berhenti Merokok
Pelajari apa yang terjadi pada tubuh Anda setelah sejam, sehari, sebulan, setahun bahkan sepuluh tahun setelah Anda menghentikan kebiasaan merokok. Fakta ini mungkin dapat mengejutkan Anda.Anda pasti tahu seberapa buruk kebiasaan merokok bagi kesehatan Anda. Dan waktu terbaik untuk berhenti? Detik ini. Hanya dalam waktu 20 menit Anda akan mulai merasakan manfaat dari tidak merokok, dan dalam waktu cukup singkat, Anda telah menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, serangan jantung, kanker paru-paru, dan kondisi berbahaya lainnya.
Penasaran berapa lama nikotin akan bertahan di tubuh Anda? Gejala apa yang akan Anda alami saat Anda berusaha berhenti merokok? Ingin tahu penyakit apa saja yang disebabkan dengan merokok? Berapa hari bebas tembakau yang akan membuat tubuh Anda memulihkan diri dan tidak lagi berada pada resiko bahaya rokok? Berikut ini adalah timeline apa yang akan terjadi pada tubuh Anda saat Anda berhenti merokok.
20 menit setelah Anda berhenti merokok.
Pengaruh akibat Anda berhenti merokok akan segera diatur oleh tubuh Anda. Kurang dari 20 menit setelah rokok terakhir Anda, detak jantung Anda akan mulai menurun kembali ke tingkat normal.
2 jam setelah Anda berhenti merokok.
Setelah dua jam tanpa rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami penurunan mendekati tingkat yang sehat. Sirkulasi perifel Anda juga mungkin meningkat. Perhatikan ujung jari kaki dan tangan Anda – karena mungkin akan mulai terasa hangat. Gejala penghentian nikotin biasanya dimulai sekitar dua jam setelah Anda mengisap rokok terakhir Anda. Gejala awal biasanya cenderung bersifat emosional, termasuk:
* Sangat ingin merokok secara terus-menerus
* Merasa cemas, tegang atau frustrasi
* Mengantuk atau kesulitan tidur
* Nafsu makan meningkat
Untuk melawan gejala-gejala ini, cobalah untuk mengakuinya dengan rasionalisasi dan menuliskannya. Jangan menipu diri Anda dengan merokok lagi karena hal itu justru hanya akan membuat Anda jengkel.
12 jam setelah Anda berhenti merokok.
Karbon monoksida – yang dapat menjadi racun bagi tubuh pada tingkat tinggi – dilepaskan dari pembakaran tembakau dan dihirup sebagai bagian dari asap rokok. Karena karbon monoksida terikat baik dengan sel darah, kandungan tinggi dari zat ini dapat mencegah sel darah untuk mengikat oksigen, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah jantung yang serius. Hanya dalam waktu 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda akan menurun ke tingkat normal, dan kadar oksigen dalam darah Anda akan meningkat sampai tingkat normal.
24 jam setelah Anda berhenti merokok.
Rata-rata serangan jantung di kalangan perokok 70%lebih tinggi daripada yang tidak merokok. Namun, percaya atau tidak, hanya sehari penuh setelah Anda berhenti merokok, resiko serangan jantgung Anda sudah mulai menurun. Meskipun Anda belum sepenuhnya bebas, namun Anda sudah berada di jalan yang benar.
48 jam setelah Anda berhenti merokok.
Merokok mungkin tidak mengancam nyawa, namun indra yang mati – terutama indra penciuman dan perasa – merupakan salah satu konsekuensi yang jelas dari rokok. Untungnya, setelah 48 jam tanpa rokok, ujung saraf Anda akan mulai tumbuh kembali, dan kemampuan Anda untuk mencium dan merasa akan meningkat. Hanya sedikit waktu lagi, Anda akan kembali menghargai hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan.
72 jam setelah Anda berhenti merokok.
Pada titik ini, nikotin akan benar-benar keluar dari tubuh Anda. Sayangnya, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan mencapai puncaknya di sekitar waktu ini. Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sakit kepala, mual, atau kram di samping gejala emosional yang telah disebutkan sebelumnya. Untungnya, gejala fisik ini akan berlalu dengan cepat.
Untuk melawan gejala mental, pertimbangkan untuk menghargai diri Anda yang tidak lagi merokok: gunakan uang yang biasanya Anda habiskan untuk membeli rokok dengan menghabiskan makan malam di restoran yang bagus.
2 sampai 3 minggu setelah Anda berhenti merokok.
Setelah beberapa minggu, Anda akan mulai benar-benar merasa berbeda. Anda pada akhirnya bisa berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa kehabisan nafas dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi tubuh Anda akan meningkat, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda akan mulai terasa lega, dan Anda akan mulai bernafas dengan lebih mudah.
Bagi kebanyakan perokok, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan hilang dua minggu setelah berhenti merokok.
1 sampai 9 bulan setelah Anda berhenti merokok.
Sekitar sebulan setelah Anda berhenti merokok, paru-paru Anda akan mulai beregenerasi. Di dalam paru-paru, silia – rambut halus – seperti organel yang mendorong lendir keluar – mulai memperbaiki diri dan kembali berfungsi dengan baik. Dengan silia yang kembali dapat berfungsi dengan baik, akan menolong mengurangi resiko Anda terkena infeksi. Dengan paru-paru yang berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dan sesak nafas yang Anda alami akan terus menurun secara dramatis.
Bahkan untuk para perokok berat, gejala yang timbul akibat berhenti merokok tidak akan lagi terasa beberapa bulan setelah berhenti dari merokok.
1 tahun setelah Anda berhenti merokok.
Menandai satu tahun berhentinya Anda dari kebiasaan merokok merupakan hal yang besar. Setelah setahun tanpa rokok, resiko Anda terkena serangan jantung akan menurun sampai 50% dibandingkan ketika Anda masih merokok. Cara lain untuk melihat pada kemajuan ini adalah seorang perokok dua kali lebih mungkin dibandingkan Anda untuk menderita semua jenis penyakit jantung.
5 tahun setelah Anda berhenti merokok.
Sejumlah zat dilepaskan dalam proses pembakaran tembakau – karbon monoksida merupakan salah satu di antaranya – akan menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit, yang meningkatkan resiko Anda mengalami stroke. Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.
10 tahun setelah Anda berhenti merokok.
Para perokok memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk daftar menakutkan dari penyakit kanker, dengan kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia. Hal ini akan memakan waktu 10 tahun, namun jika Anda berhenti, resiko kematian akibat kanker paru-partu akan turun 50% dibandingkan mereka yang merokok. 10 tahun setelah Anda berhenti merokok, resiko Anda dari kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.
15 tahun setelah Anda berhenti merokok.
15 tahun tanpa merokok akan membawa resiko penyakt jantung kembali ke tingkat yang sama dengan mereka yang memang bukan perokok. Anda tidak akan lagi berada pada posisi yang lebih tinggi dari normal untuk berbagai kondisi seperti serangan jantung, penyakit koroner, arhitmia, angina, infeksi jantung maupun kondisi yang mempengaruhi irama detak jantung Anda.
Manfaat jangka panjang dari menghentikan kebiasaan merokok sangatlah fantastis. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, mereka yang tidak merokok rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan para perokok. Berhenti hari ini, dan Anda akan memperpanjang rentang hidup Anda dan menghidupi tahun-tahun ekstra dengan sistem kardiovaskular yang dapat berfungsi, saat Anda aktif dan merasa luar biasa.
Apakah Anda siap berhenti? Berhenti memang tidak mudah, namun hal itu sangat layak untuk diperjuangkan, dan ada sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda berhenti hari ini. Apakah Anda siap untuk menikmati manfaat dari hidup bebas asap rokok?
sumber: jawaban.com
Ini Buktinya Sehat Itu Murah
Siapa bilang hidup sehat harus mahal? Tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis, Anda berhak untuk kesehatan yang baik.Setidaknya ada 6 cara hidup sehat tanpa perlu mengeluarkan biaya. Ongkos yang diperlukan mungkin hanya melawan malas.
Berikut 6 cara hidup sehat yang tidak perlu mengeluarkan biaya, seperti dilansir Menshealth.com, Rabu (6/4/2011):
1. Bersosialisasi
Sebuah studi di Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria berusia 70-an tahun yang memiliki hubungan sosial yang baik memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami kerusakan atau penyakit jantung.
2. Menarik napas dalam
Studi dari Health Psychology menemukan bahwa orang dewasa sehat dengan tingkat kebencian atau tidak sabar memiliki fungsi paru-paru yang rendah. Para peneliti berpikir bahwa penurunan nilai tersebut akan terakumulasi secara bertahap selama bertahun-tahun hingg akhirnya merugikan kesehatan.
Untuk mengatasinya, sering-seringlah menarik napas dalam dengan hitungan 10 kali. Hal ini bisa mencegah terjadinya penurunan fungsi paru-paru.
3. Berjemur sinar matahari
Sebuah studi baru-baru ini dipimpin oleh para peneliti dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria yang memiliki kadar vitamin D yang rendah dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung.
Dengan mandi atau berjemur matahari di bawah jam 10 pagi atau setelah jam 15 (jam 3 sore) bisa menjadi salah satu cara mencegah penyakit mematikan tersebut.
4. Berhubungan seks yang sehat
Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa berhubungan seks sehat sekali atau dua kali seminggu dapat meningkatkan level imunoglobulin A, yaitu sebuah antibodi yang melindungi tubuh terhadap flu dan infeksi lainnya.
5. Tidur yang cukup
Peneliti Stanford menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 8 jam sehari, memiliki indeks massa tubuh atau BMI yang berbanding terbalik dengan durasi tidur. Dengan kata lain, orang dengan waktu tidur pendek lebih cenderung untuk menjadi gemuk.
Tidur dengan waktu singkat juga terkait dengan rendahnya tingkat leptin (hormon yang menekan nafsu makan) dan tingkat ghrelin lebih tinggi (zat kimia yang merangsang nafsu makan). Inilah yang menyebabkan orang yang kurang tidur menjadi lebih banyak makan.
6. Olahraga dan bergerak
Melakukan olahraga yang tidak mengeluarkan biaya seperti jogging atau jalan kaki sudah bisa membuat tubuh Anda sehat dan mencegah menumpuknya lemak dan kalori.
sumber: detikhealth
11 Mar 2011
Bernyanyi Bisa Meningkatkan Memori Otak
Ada banyak kegiatan yang memainkan peran penting untuk meningkatkan memori dan bernyanyi adalah salah satunya. Bernyanyi dapat meningkatkan memori dengan berbagai cara.Hidup di kota besar dengan tingkat kesibukan yang tinggi membuat banyak orang tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri yang kemudian mengeksplorasi diri dalam kondisi yang keras, yang akhirnya mengakibatkan penurunan memori.
Orang yang tertekan biasanya mengalami peningkatan detak jantung hingga batas tertentu. Bila bernyanyi bisa mengurangi detak jantung, artinya juga bisa mengurangi tingkat stres yang merupakan penyebab utama dari gangguan memori, seperti dilansir Hubpages, Senin (7/3/2011).
Selain itu, beberapa penelitian di berbagai tempat mencapai kesimpulan yang sama bahwa bernyanyi dapat meningkatkan memori karena musik dapat mengubah suasaha hati dan meningkatkan energi sehingga dapat menurunkan risiko depresi.
Oleh karena itu, bernyanyi juga dijadikan terapi untuk pengobatan orang dengan penyakit Alzheimer (hilangnya memori otak). Meski pasien Alzheimer telah kehilangan kemampuan berkomunikasi, tetapi mereka masih bisa menikmati musik yang juga membantu meningkatkan kemampuan memori.
Bernyanyi untuk meningkatkan memori tak hanya membantu secara psikologis tetapi juga secara fisik, karena kebanyakan masalah kesehatan pada akhirnya dapat mengakibatkan penurunan memori.
Bernyanyi juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang diwakili oleh tingkat A immunoglobin dan kortisol, yang biasanya menandai sistem kekebalan tubuh meningkat.
Bernyanyi membantu orang untuk bersantai, perubahan mood yang lebih baik, meningkatkan tingkat kepercayaan diri, yang kesemuanya dapat membuat kemampuan memori yang lebih baik.
sumber: detikhealth
18 Feb 2011
5 Website Terbaik Pendamping Program Pelangsingan
MEMUTUSKAN untuk menjalani program menurunkan berat badan merupakan perkara mudah, tapi yang menyulitkan adalah berkomitmen terhadap hal itu. Untuk membantu agar Anda tetap fokus pada tujuan, berikut beberapa website yang bisa mendampingi Anda dalam menjalani upaya mengurangi berat badan, seperi dikutip dari Shine.com.1. Sparkpeople.com
Tak hanya sebagai komunitas diet online, SparkPeople.com menekankan pentingnya gaya hidup sehat untuk menjaga berat badan dalam jangka panjang. Ada berbagai tips kebugaran, resep masakan, dan video yang mudah diikuti. Ada pula kuis motivasi dan kisah sukses membantu Anda menjaga konsistensi menurunkan berat badan.
2. FitDay.com
Ini merupakan website favorit dalam menurunkan berat badan. Website ini seakan-akan menjadi diary pribadi Anda. Cukup masukkan daftar makanan apa saja yang telah Anda makan, website akan memberikan informasi mengenai makanan apa saja yang Anda telah makan yang menjadi sumber kalori, bisa berasal dari lemak, protein, dan gula.
3. Activelog.com
Situs ini menggabungkan semangat persaingan dengan tantangan. Peserta ditantang untuk mengundang anggota lainnya untuk bersaing dan melawan mereka perihal konsistensi menurunkan berat badan. Dengan begitu, otomatis Anda akan terpacu untuk rajin berolahraga dan memperbaiki pola makan.
4. Calorie-Count.com
Seperti website lain, Calorie-Count.com juga mengharuskan Anda merinci makanan dan jenis olahraga apa saja yang telah dilakukan. Namun tak hanya itu, juga akan diberikan berbagai tips berolahraga untuk pemula serta saran dari ahli diet. Selain itu, ada versi mobilenya sehingga Anda dapat tetap menyimpan dan meng-update apa yang telah Anda dilakukan dan dimakan bahkan selam perjalanan.
5. MyFitnessPal.com
Website ini memberikan gambaran berupa grafik yang mudah dimengerti dalam memantau kemajuan Anda. Grafiknya didasarkan pada asupan kalori Anda. Dengan begitu, Anda pun akan terpacu untuk menikkan atau setidaknya mempertahankan grafik Anda.
sumber: mediaindonesia.com
13 Jan 2011
Khasiat Power Balance Cuma Efek Placebo
Gelang Power Balance selama beberapa bulan belakangan menjadi fenomenal. Beberapa tokoh terkenal dunia pun mengenakannya, seperti David Beckam dan Christiano Ronaldo. Dikatakan, produk tersebut bisa meningkatkan keseimbangan, kekuatan, dan fleksibilitas tubuh.Produsen Power Balance memang tidak memiliki bukti ilmiah tentang manfaatnya. Namun, mereka mengatakan, jutaan orang dari 30 negara telah merasakan manfaat gelang itu. Salah satu yang mengklaim merasakan manfaatnya adalah tim rugby Cardiff Blues dari Wales, Inggris.
Untuk mengkaji secara ilmiah manfaatnya, program BBC Wales X-Ray bekerja sama dengan ilmuwan dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC) melakukan penelitian. Kedua pihak melakukan tes pada 10 atlet secara acak dan melihat perubahan yang terjadi setelah menggunakan gelang itu.
Dr Gareth Irwin, Kepala Departemen Bio Mekanik UWIC yang terlibat dalam riset itu, meminta para atlet melakukan empat latihan ringan dengan dan tanpa gelang Power Balance. Tes yang dilakukan berbeda dengan tes yang diujikan oleh pabrik gelang Power Balance sebelumnya.
Irwin meminta seluruh atlet memejamkan mata selama tes. Hasilnya, tes yang sangat sederhana menunjukkan tidak adanya perbedaan performa antara menggunakan gelang Power Balance dan gelang lain. "Kami menganalisis secara statistik dan menemukan tak ada perbedaan yang signifikan," ujarnya seperti dilansir situs BBC, November 2010.
Ia menandaskan, "Fisiologi dan biologi atlet tidak berubah dengan mengenakan gelang itu. Perbedaan kecil mungkin ada, tapi itu hanya efek placebo." Hasil riset ini sama dengan pendapat Dr Andrew Dearden dari British Medical Association yang mengatakan, gelang Power Balance adalah "pseudo science".
Saat ini pihak Power Balance telah menghapus video promosinya sebagai bagian dari perubahan situs produk tersebut di Inggris. Perusahaan itu dikatakan juga telah "mematikan" seluruh situs tidak resmi Power Balance untuk mengurangi adanya informasi yang tidak akurat.
Menanggapi hasil investigasi BBC dan UWIC, seorang juru bicara mengatakan, kalangan yang percaya pada kekuatan Power Balance tidak pernah memaksakan. Bahkan, mereka berjanji akan mengembalikan uang jika pemakai tidak merasa puas dengan manfaat gelang itu.
Pihak perusahaan juga mengatakan, tim dan individu di Inggris yang mengenakan gelang itu tidak dibayar. Mereka hanya membayar beberapa atlet di Amerika Serikat sebagai kompensasi ketika memakai image-nya. Tim Cardiff Blues mengaku tidak mendapat bayaran. Pemerintah Cardiff tidak bereaksi dengan hasil investigasi ini.
sumber: kompas.com
6 Jan 2011
Lebih Sehat di Tahun 2011
Tahun baru 2011 telah tiba, ini saatnya Anda memasuki babak baru. Awal tahun merupakan saat yang tepat untuk membuat rencana dan mewujudkannya, terutama dalam bidang kesehatan. Apa saja resolusi yang bisa dibuat untuk lebih sehat dan bahagia di tahun 2011 ini?Diet dan nutrisi - Bila Anda termasuk pekerja yang sibuk dan memiliki pola makan yang buruk, mengonsumsi smoothies setiap hari merupakan cara mudah dan enak untuk mengonsumsi lebih banyak buah.
- Ingin menjalani pola makan lebih sehat? Saat makan, bayangkan piring Anda terbagi menjadi empat bagian. Dua bagian harus berisi buah dan sayuran, satu bagian berisi protein dan sisanya berisi karbohidrat.
- Lakukan hal-hal kecil tapi bermanfaat besar, seperti makan satu porsi buah dan sayur setiap hari atau berhenti menambahkan garam dalam masakan.
Kesehatan mental - Cobalah sesuatu yang baru, bisa berupa hobi atau mengambil kursus tertentu. Cara ini sangat baik untuk meningkatkan kepercayaan diri, menjaga agar otak terus aktif, sekaligus menambah jumlah teman.
- Pengaturan uang sebenarnya sederhana, cuma kita lebih suka menutup mata daripada bergelut dengan hitungan angka. Tahun ini, sediakan waktu untuk duduk dan mencatat seluruh pengeluaran Anda. Pilih jenis pengeluaran yang tidak penting dan lihat hasilnya dalam beberapa bulan.
- Sediakan waktu lebih banyak untuk si buah hati. Penelitian menunjukkan anak-anak membutuhkan perhatian orangtuanya untuk mengembangkan keterampilan berbahasa dan sosial.
Kesehatan umum - Belum juga berhasil menghilangkan kebiasaan merokok? Mungkin Anda bisa mendapatkan bantuan dari dokter yang akan merekomendasikan tempat terbaik untuk mencari bantuan profesional.
- Latih otak. Seperti halnya tangan dan kaki, otak juga perlu berolahraga. Kita harus menggunakannya secara rutin atau kita akan kehilangan fokus mental. Kegiatan membaca dan mengisi TTS bisa jadi salah satu cara menjaga kebugaran otak.
Kebugaran - Berolahraga sambil mendengar musik. Penelitian menunjukkan mendengarkan musik sambil berolahraga akan membantu kita berlatih lebih lama dan keras.
- Mulai jenuh dengan jenis latihan Anda? Lakukan variasi latihan atau cobalah program kebugaran yang sedang populer untuk meningkatkan kembali gairah berolahraga.
- Lari merupakan jenis olahraga murah, bisa dilakukan kapan saja dan bermanfaat besar. Sebagai variasi, lakukan lari tanpa alas kaki untuk meningkatkan ketahanan dan kestabilan kaki. Mulailah dengan berjalan cepat dengan intensitas makin tinggi.
sumber: kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)












