Tahukah Anda bahwa anak berusia empat tahun rata-rata tertawa 500 kali sehari? Jika kurang dari itu, sebaiknya Anda mencari tahu penyebab kenapa si anak bermuka muram. Karena itu menunjukkan tanda-tanda tidak sehat, mungkin badannya atau perkembangan psikologinya.
Sementara, bagi Anda yang berusia dewasa dan tertawa kurang dari 17 kali dalam sehari, sudah sepatutnya khawatir. Pasti ada yang tidak semestinya terjadi.
Tertawa tidak semata-mata menyenangkan dan menggembirakan hati, namun telah menjadi hal yang serius. Seperti ditulis oleh Marion Pietz dalam buku Born to Cathart, manusia sekarang hidup dikelilingi bermacam persoalan, dan tertawa seperti oasis di padang pasir. Menyesap oasis menjadi obat untuk segala macam penyakit.
Sebagai seorang kanselor perkawinan dan keluarga, Pietz terkenal melalui buku-bukunya sebagai humoris. Pada sesi terapi selalu ada interval berlatih apa yang dinamakannya sebagai tertawa dengan sepenuh hati -- paling tidak 15 detik dalam satu hari, dan memantau hasilnya.
Tertawa bukanlah perkara sulit kecuali kalau kita memang doyan mempersulit diri. Dalam jangka panjang kebiasaan banyak tertawa membawa hasil dalam penampakan raut muka.
Jika sejak kecil terbiasa tertawa lepas, maka tidak sulit untuk meneruskan kebiasaan sehat itu hingga usia dewasa.
Tidak terlalu sulit membuat anak tertawa. Suasana yang menyenangkan, komunikasi yang baik, atau sekadar memainkan mimik muka telah bisa membuat seorang anak kecil terbahak-bahak.
Sudah menjadi kewajiban orang dewasa mengkondisikan anak dalam lingkungan yang sehat. Lagipula, bukankah komunikasi pertama bayi usia dua hingga empat minggu dengan lingkungan barunya adalah dengan tertawa?
Menurut buku Marion Pietz, seorang bayi lahir 'dibekali' semacam tape recorder yang merekam pesan dua ekspresi psikologi yaitu tertawa dan menangis. Ketika masih kecil, rekaman itu akan sangat mudah diputar untuk kejadian yang tidak penting, bagi orang dewasa. Jatuh dari ayunan, mendapat hadiah, atau merasa ditinggalkan sendirian di ruangan, dengan mudah tape rekaman itu akan memutar salah satu pesan bawaan itu.
Pada usia dewasa, menangis berubah menjadi pembersih rasa sakit karena emosi. Ketika menghadapi klien yang menangis pada sesi terapi, Dr Pietz tidak pernah menawarkan tisu karena yang bersangkutan mengambil tisu, mengucapkan terima kasih dan tangisan terhenti begitu saja.
Setelah kesakitan emosi dihapus dengan menangis sepenuh hati, tiba waktunya untuk menyemai kembali benih jiwa sehat dengan tertawa lepas. Tidak mesti selalu berlatih tertawa di ruang terapis karena sebenarnya bisa dilakukan sendiri. Paling tidak mulailah dengan banyak tersenyum.
Sering kali sulit untuk melihat sisi humor dalam hidup ketika Anda merasa tertekan dan sangat membutuhkan terapi khusus. Namun beberapa dokter dan pekerja kesehatan menawarkan sebuah solusi yang unik, yaitu terapi tawa.
Pemakaian humor (hal melucu) kini secara serius diterapkan untuk membantu menghilangkan stress, mengurangi rasa sakit dan bahkan yang terpenting, untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
Katrina Robertson membuka praktek psikologi di Mackay, wilayah utara Queensland.
"Saya akan selalu berpandangan terbuka bila saatnya menggunakan teknik dan terapi baru. Saya telah berpartisipasi dalam kelompok terapi tawa, saya menggunakan humor dan tawa sebagai bagian dari konseling dan terapi umum bila diperlukan." jelasnya.
Tertawa sering digunakan secara intuitif dalam kehidupan sehari-hari sebagai pereda stress atau coping mechanism.
Riset yang berkelanjutan di bidang medis dan ilmiah sedang membuktikan bahwa tertawa bisa menjadi terapi pelengkap yang sangat baik ketika digunakan bersamaan dengan perawatan konvensional.
Tertawa merangsang dan meningkatkan pelepasan endorphin, "hormon bahagia" tubuh. Tertawa juga meningkatkan sejumlah sel yang memproduksi antibodi dan meningkatkan efektivitas T-Cells (sel yang masuk ke dalam grup sel darah putih yang diketahui sebagai limfosit dan memainkan peran utama pada sistem kekebalan tubuh) dalam tubuh.
Hal ini memperkuat sistem kekebalan tubuh dan juga membantu mengurangi gejala tekanan fisik.
Menurut Katrina: "Tertawa adalah cara yang sangat baik untuk melepaskan ketegangan dan dapat dengan mudah mengubah fokus dan membantu mengalihkannya dari beberapa persoalan rumit, karenanya ada perkataan: 'saya terlalu banyak tertawa sampai menangis.'
"Tertawa dalam hal apa pun adalah penawar racun yang mujarab atas obsesi tragedi dan malapetaka… Saya berpikir akan sangat luar biasa untuk membuat “stan tawa” di mana-mana yang tidak dipungut biaya, sehingga Anda bisa tertawa saat situasi hati Anda sedang tegang!"
Terapi tawa mencakup sesi kelompok yang berfokus untuk memperoleh gelak tawa terpingkal-pingkal dalam usaha membantu orang-orang melihat sisi kehidupan yang lebih ringan.
Seseorang yang mencari beberapa hiburan dari tekanan masyarakat modern dapat datang bersama-sama untuk sesi tawa sesungguhnya.
Sesi sering diawali dari orang inti yang memulai jenis tawa tertentu, misalnya, "tawa bertenaga" atau "tawa etiket kantor", dan kelompok akan menjawab dengan versi mereka sendiri.
Tawa “pura-pura” ini akan menciptakan momentum untuk tawa yang sesungguhnya dan dengan demikian terapi akan berjalan.
Pagi hari adalah waktu yang tepat bagi kelompok tertawa untuk berlatih, sebab pagi hari dapat menetapkan suasana hati yang riang untuk sisa hari itu. Beberapa perusahaan menggunakan terapi tawa sebagai aktivitas pembentuk tim.
Salah satu hal terbaik dari terapi tawa adalah bahwa hal itu dapat dilakukan kapan pun, dimana pun dan tidak perlu merogoh kocek. Carilah di Internet dan temukan kelompok terapi tawa lokal di dekat Anda.
Jika bergabung dengan kelompok terapi tawa tidak sesuai dengan kepribadian Anda, Anda tetap dapat tertawa, ada banyak cara untuk menggali endorphin.
Menyewa DVD komedi adalah awal yang baik atau berkumpul dengan teman yang dapat membuat Anda tertawa. Anda bahkan bisa mencoba melakukan beberapa "terapi tawa sendiri" ? Cobalah beberapa tawa gila-gilaan dan lihatlah seberapa cepat momentum itu dibangun dan tawa cekikikan mulai mengalir.
Sebelum Anda sempat menyadarinya, Anda akan tergelak dengan sendirinya dan Anda akan merasa jauh lebih baik juga! (ET/ly)
PECANDU kerja alias workaholic memang tak sehat. Mungkin Anda jadi jauh dengan keluarga gara-gara lebih sering menghabiskan waktu di tempat kerja. Namun, di zaman sekarang, jika tak bekerja lebih keras mungkin sulit untuk bertahan di tengah kompetisi globalisasi.
Begini cara menjadi pecandu kerja yang sehat:
1. Luangkan Waktu untuk Olahraga Punya jadwal teratur untuk olahraga dapat menjaga suasana hati di kantor saat sedang memanas. Olahraga tak hanya menjaga bentuk tubuh tetap indah, tetapi juga meringankan ketegangan di otot dan merilekskan pikiran. Usahakan bangun lebih pagi untuk lari di mesin treadmil sambil menonton berita pagi.
2. Bikin Spa di Kantor Memang penting untuk tetap rileks sepanjang hari. Pijat adalah cara terbaik untuk mengenyahkan ketegangan di tubuh. Jika sulit untuk keluar kantor, cobalah mesin kursi pijat yang banyak ditawarkan di mal. Beli satu dan letakkan di kantor. Duduklah dan biarkan mesin bekerja ketika stres dan ketegangan sudah tak tertahankan lagi.
3. Pilih Minuman Hangat Para pencandu kerja tahu bahwa kafein dapat membuat mereka tahan kerja lama. Supaya lebih nikmat, sajian kopi sebaiknya selalu hangat. Sekarang sudah dijual cangkir kopi yang disambungkan ke USB di komputer untuk menjaga minuman tetap hangat.
4. Utamakan Keluarga Menurut para psikolog, keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kerja merupakan dasar untuk tetap sehat. Coba hitung berapa jam sehari Anda habiskan di kantor setiap pekan. Dari perhitungan itu, Anda akan mendapatkan gambaran realistis betapa tak seimbangnya hidup Anda. Jangan lewatkan peristiwa-peristiwa penting dalam keluarga seperti ulang tahun pasangan dan anak-anak, juga ulang tahun perkawinan.
5. Miliki Hobi Percayalah, hobi itu bukan hanya milik kaum pensiunan. Hobi merupakan hal terbaik yang bikin pecandu kerja berhenti memikirkan pekerjaan.
6. Tinggalkan Pekerjaan di Kantor Berada di tengah keluarga tak ada artinya jika Anda masih memegang PDA menjawab e-mail soal pekerjaan dan tak henti-hentinya memberikan instruksi lewat telepon genggam. Buat peraturan ketat yang bikin Anda meninggalkan semua tetek bengek pekerjaan di kantor. Jika perlu, Anda tinggal 15 menit lebih lama untuk menjawab semua e-mail yang masuk. Keluarga akan berterima kasih akan perhatian Anda untuk mereka.
7. Tidur Cukup Tidur cukup akan membantu Anda tetap efisien meskipun harus bekerja hingga larut malam. Sebaliknya, tidur siang selama 20 hingga 30 menit dapat menjaga Anda berada di puncak terus. Penelitian terakhir membuktikan bahwa tidur siang singkat merupakan cara mendapatkan energi kembali tanpa kesulitan tidur di malam hari.
8. Pilah-pilih Pekerjaan Bikin daftar tugas yang ingin Anda kerjakan seharian. Pastikan untuk memprioritaskan tugas-tugas dan terus membenahinya. Buat batas untuk jumlah tugas yang dilakukan seharian dan terus patuhi itu. Coba untuk mengatakan “tidak” ketika ditawari mengerjakan satu proyek tambahan, khususnya ketika Anda tak mau proyek lain jadi hancur berantakan.
Pernah punya pengalaman, melangkah keluar dari ruang konsultasi dokter dengan perasaan tak puas, namun tak bisa berbuat apa-apa? Berikut 7 kiat memilih dokter agar kunjungan dan dana tak sia-sia.
Memilih dokter sesuai keluhan.
Sebelum memilih dokter, kenali dulu masalahnya. Jika mengalami tanda-tanda diabetes, mendatangi ke ahli endokrin. Jika menderita asma, mengunjungi dokter ahli paru atau pulmonologist. Jika penglihatan terganggu, berkonsultasi dengan dokter mata atau ophthalmologist. Jika sulit menelan, dapat mengunjungi dokter THT.
Namun ada saatnya gejala yang dialami rancu dan tidak jelas. Sakit kepala, misalnya, bisa disebabkan beragam kondisi mulai dari mata tegang hingga masalah sinus. Jika situasi ini yang dialami, sebaiknya mengunjungi dokter umum yang kemudian dapat merujuk ke spesialis bila perlu.
Jangan takut bertanya.
Saat berkonsultasi dengan dokter jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan apapun yang mengganjal di benak. Kalau sang dokter terlihat kurang komunikatif atau terkesan enggan menjawab pertanyaan, dapat dipertimbangkan untuk mencari alternatif dokter lain.
Masalah Asuransi.
Bila menjadi peserta asuransi kesehatan, dapat dipastikan untuk memilih dokter yang berpraktek dirumah sakit rujukan perusahaan asuransi tersebut. Bila harus dirawat di rumah sakit, dokter bisa terus merawat dan mengawasi perkembangan.
Pastikan merasa nyaman.
Memilih dokter yang sejak awal membuat merasa nyaman, membuat percaya diri untuk menyampaikan segala keluhan dan dapat menenangkan kekhawatiran dengan alasan yang logis. Hubungan antara dokter pasien sangat penting dan harus didasarkan pada kejujuran serta rasa saling percaya. Semakin merasa yakin pada dokter, kemungkinan akan semakin patuh pada program perawatan yang dokter tetapkan.
Pertimbangan Kemudahan akses.
Dalam menentukan pilihan, dapat dipertimbangkan tentang lokasi dan jadwal praktek dokter. Kapankah waktu yang paling memungkinkan pergi ke dokter? Sepulang kantor atau di akhir pekan? Jika harus dirawat apakah lebih memilih rumah sakit di dekat kantor atau di dekat rumah? Semua ini bisa dijadikan bahan pertimbangan.
Pertimbangan anggaran.
Tarif jasa konsultasi dokter di berbagai rumah sakit cukup bervariasi. Memastikannya dengan mencaritahu terlebih dahulu via telepon sebelum mendaftarkan diri. Jika tarifnya jauh melampaui anggaran, sebaiknya mencari yang lebih sesuai kantong. Sebelum menjalani pemeriksaan laboratorium dan tindakan apapun, jangan lupa pula menanyakan biayanya pada petugas administrasi rumah sakit.
Mencari rekomendasi.
Kalau masih tak yakin, dapat mencoba menanyakan pada kerabat, teman atau kolega untuk mendapatkan rekomendasi mengenai dokter yang dipercayai. Namun jangan sepenuhnya mengendalikan rekomendasi individu seperti ini รข€ tolok ukur orang lain bisa berbeda.
ISTILAH keranjingan belanja atau shopaholic mungkin hanyalah lelucon bagi mereka yang gemar menghamburkan uang. Anda juga sesekali mungkin pernah berbelanja tanpa kontrol dan baru tersadar setelahnya bila sekian banyak barang yang dibeli sebenarnya tidaklah diperlukan.
Bila hasrat belanja Anda masih sering dapat direm, itu hal yang wajar. Tetapi bila hasrat cenderung tak terkendali sehingga bersifat obsesif atau kompulsif, Anda harus waspada. Bisa jadi, perilaku yang Anda alami merupakan indikasi adanya problem kejiwaan.
Menurut suatu riset terbaru yang dimuat Journal of Consumer Research, keranjingan shopping dapat menjadi indikator timbulnya beragam persoalan mulai dari krisis finansial, konflik keluarga, stres, depresi hingga hilangnya kepercayaan diri. Hasil penelitian ini juga mengindikasikan, saat ini banyak orang terjebak pada perilaku belanja kompulsif dan jumlahnya mungkin melebihi yang diperkirakan.
Tim peneliti yang terdiri dari Nancy M. Ridgway dan Monika Kukar-Kinney dari Universitas Richmond dan Kent B. Monroe (Universitas Illinois at Urbana-Champaign) berhasil merancang suatu teknik skala untuk mengukur derajat perilaku belanja kompulsif.
Skala ini berisi sembilan pertanyaan, dan para peneliti meyakini teknik baru ini jauh lebih baik ketimbang pengukuran sebelumnya dengan mengidentifikasi jumlah orang yang terlibat dalam perilaku compulsive shopping.
"Skala ini didesain untuk mengidentifikasi konsumen yang memiliki keinginan kuat untuk belanja, menghabiskan banyak uang secara teratur, dan mengalami kesulitan menolak impuls untuk membeli," terang peneliti.
Teknik pengukuran sebelumnya hanya memperhitungkan sebagian besar konsekuensi perilaku berbelanja, seperti krisis keuangan atau percekcokan keluarga seputar keuangan. Padahal menurut peneliti, tukang belanja dengan pendapatan besar mungkin akan jarang mengalami problem finansial, tetapi sebenarnya memiliki kecenderungan perilaku kompulsif.
Setelah menganalisis tiga hasil riset yang dilakukan terpisah, para peneliti menemukan bahwa perilaku belanja kompulsif berkaitan dengan materialisme, menurunnya kepercayaan diri, depresi, kecemasan dan stres.
Mereka yang berperilaku kompulsif memiliki perasaan positif berkaitan dengan belanja selain juga cenderung menyembunyikan barang belanjaan, mengembalikan barang, lebih banyak berdebat dengan keluarga dan memaksimalkan jatah kartu kredit.
Para peneliti menemukan sekitar 8.9 persen populasi yang dijadikan obyek penelitian adalah mereka dengan perilaku belanja kompulsif. Jumlah ini jauh lebih besar bila identifikasi dilakukan dengan cara saringan klinis biasa, yakni hanya sekitar 5 persen saja.
JAKARTA, SELASA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiana Thamrin Akib mengatakan pihaknya memerintahkan penarikan produk susu dari Cina yang beredar di pasaran dalam negeri pada Selasa.
"Semua produk makanan yang mengandung susu dari China saya minta ditarik dari peredaran dan diamankan. Kita tidak mau ambil risiko," katanya sebelum melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa.
Tindakan itu, katanya, dilakukan untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan mengonsumsi produk susu asal China karena beberapa waktu lalu ditemukan susu formula terkontaminasi melamine--bahan kimia untuk membuat plastik-- di China yang telah mengakibatkan ribuan bayi sakit dan beberapa di antaranya meninggal dunia.
Dalam surat dari Kepala BPOM kepada asosiasi peritel Indonesia bernomor PO.04.01.1.4970 tertanggal 23 September 2008 yang tembusannya dikirim ke Pusat Komunikasi Publik Departemen Kesehatan disebutkan bahwa ada 28 jenis produk makanan mengandung susu dengan 12 merek yang berasal dari Cina yang harus diamankan.
Asosiasi peritel Indonesia, menurut surat yang ditandatangani Kepala BPOM itu, diminta menindaklanjuti surat tersebut dengan segera menarik produk tersebut dari peredaran, menyegelnya dan kemudian melaporkannya ke BPOM.
Jenis dan merek produk makanan yang harus diamankan antara lain yogurt bermerek Jinwei Yoguoo (susu fermentasi rasa aneka buah, rasa buah dan rasa netral/plain), susu full cream merek Guozhen, Indo Eskrim Meiji Gold Monas (rasa coklat dan rasa vanila), Oreo (stik wafer, cocholate sandwich cookie), kembang gula coklat susu M&Ms, dan Snickers (biskuit nuget lapis coklat).
Ada pula makanan dan minuman merek Yili yakni Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar, Yili Red Bean Ice Bar, Yili Super Bean Chesnut Ice Bar, Yili Prestige, Yili High Calcium Low Fat Milk Baverage, Yili Choice Dairy Frozen Yogurt Bar With Real Peach and Pinepple Flavoured dan Yili High Calcium Milk Baverage.
Produk makanan mengandung susu lain yang juga harus diamankan adalah Chocliz Dark Chocolate, Dutch Lady Strawbery Flavoured Milk (ekpor Cina, Hongkong dan Singapura), Natural Choice Yogurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit, Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk (katering), kembang gula rasa coklat Dove Choc dan kembang gula White Rabbit Creamy Candy.
"Pokoknya ini kita tarik dan amankan, tapi bukan berarti ini sudah terbukti mengandung melamine. Ini untuk langkah pengamanan saja, karena kita tak mau ambil resiko," katanya.
Menurut dia, penarikan produk-produk tersebut dari pasar akan dilakukan sampai ada hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan bahwa produk itu terbukti bebas dari kontaminasi melamine atau bahan berbahaya lainnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa untuk mengamankan masyarakat dari dampak peredaran produk susu terkontaminasi melamine dari Cina pihaknya juga telah menginstruksikan balai-balai POM di seluruh Indonesia untuk memantau peredaran susu dan produk susu dari Cina di dalam negeri sejak 18 September lalu.
"Tapi sampai sekarang belum ada laporan temuan," katanya serta menambahkan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan bila produk tersebut ditemukan.
Ketidakpedulian terhadap penggunaan bahan bakar bersih, diversifikasi energi, pengendalian emisi, dan manajemen transportasi kini telah berdampak, baik terhadap lingkungan dan bahkan mempengaruhi kesehatan manusia. Hasil penelitian menunjukkan, pencemaran udara di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia sudah mencapai titik kritis karena melampaui baku mutu dengan polutan utama gas Nitrogen oksida dan Partikel debu atau TSP (Total Suspended Particulate). Pengaruhnya terhadap kesehatan sebenarnya sudah dialami masyarakat. Setiap tahun, hampir setengah juta penduduk Asia termasuk Indonesia menderita penyakit saluran pernapasan, asma, iritasi mata dan kulit, bahkan meninggal. Penyakit autis yang belakangan ini banyak terdeteksi, telah terbukti terkait dengan kandungan logam dalam urin, darah, dan rambut anak-anak. Sedang paparan timbal (Pb) yang juga merupakan pencemar udara utama, diketahui menyebabkan turunnya tingkat IQ pada anak-anak.
Pencemaran udara juga memicu kerugian ekonomi dan menurunnya kualitas hidup, misalnya tidak dapat bekerja dan sekolah karena sakit. "Di Indonesia khususnya di kota Jakarta pencemaran udara telah menjadi masalah serius. Tahun 1998 estimasi kerugian ekonomi akibat dari pencemaran udara kira-kira satu persen dari total GDP (Gross Domestic Product)," seperti yang pernah dikemukakan oleh : Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Pengelolaan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Masnellyarti Hilman, dalam diskusi panel Pencemaran Udara dan Dampak terhadap Kesehatan Manusia, di Jakarta.
Menurut data yang dikeluarkan Laboratorium Udara Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Sarpedal) KLH, khusus untuk parameter NO, sudah mencapai 49,8 ppb (part per billion) di titik-titik disekitar jalan raya. Tingkat ini melebihi standar baku mutu nasional 48,7 ppb. Sedangkan titik yang jauh dari jalan raya-walaupun masih di bawah standar-kadar NO sudah mengkhawatirkan dengan kisaran 8-40 ppb. Parameter TSP konsentrasi rata-rata tahunannya juga telah melebihi standar baku mutu nasional (90 mikrogram per meter kubik), yaitu tercatat berkisar 91 hingga 145 (g/m3) baik di lokasi sekitar maupun yang jauh dari jalan raya. Hasil penelitian ini dikeluarkan Laboratorium Udara Sarpedal KLH (Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan - Kementerian Lingkungan Hidup). Dan hasil penelitian ini pula atas proyek kerjasama Sarpedal KLH dan JICA (Japan International Cooperation Agency) yang mengukur kualitas udara polutan yaitu Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen oksida (NO2 dan NOx) serta TSP (Total Suspended Particulate) pada 21 titik sampling di wilayah Jabotabek selama kurun waktu tahun 2002 hingga 2004. Titik sampling yang dipilih mewakili daerah peruntukan perumahan, industri, sempadan jalan raya, daerah pariwisata dan komersial. Bagaimana hasil penelitian setelah parameter tersebut setelah tahun 2004 sampai saat ini, dipastikan kadar gas pencemar semakin meningkat karena perkembangan industri semakin pesat.
Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar mengatakan peningkatan zat pencemar di udara yang terus berlangsung secara mengkhawatirkan itu terjadi pada tahun-tahun terakhir ini bukan hanya di Jakarta tapi juga kota-kota besar lainnya yaitu Surabaya, Semarang, Bandung dan Medan. Dari pemantauan terhadap berbagai parameter kualitas udara ambien di kota-kota besar tersebut yang cukup memprihatinkan adalah debu atau partikulat, Sulfur dioksida, Nitrogen oksida, Karbon monoksida, dan Hidrokarbon. Parameter pencemar udara lainnya yang juga mendapat sorotan akhir-akhir ini adalah Timbal (Pb) yang terdapat pada bahan aditif dalam bahan bakar bensin
Rachmat Witoelar mengharapkan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang dampak pencemaran udara baik dari industri, dan transportasi terhadap kesehatan. Diharapkannya pula peningkatan kinerja instansi pemerintah terkait dan para stakeholder dalam pengelolaan kualitas udara khususnya di DKI Jakarta, dan sekitarnya.
Dampak Polusi
Sementara itu Deputi Bidang Pembinaan Sarana Teknis Pengelolaan Lingkungan Hidup KLH, Masnellyarti Hilman, mengungkapkan berbagai dampak pencemaran udara di Indonesia. Setiap tahun hampir setengah juta penduduk Asia, termasuk Indonesia menderita berbagai penyakit seperti penyakit saluran pernafasan, asma, iritasi mata dan kulit bahkan sampai meninggal dunia.Hal ini disebabkan oleh adanya zat dan gas beracun seperti partikel halus (debu), serta Karbon monoksida, Nitrogen dioksida dan Sulfur dioksida yang diemisikan dari sumber tidak bergerak maupun bergerak atau dari kendaraan bermotor.
Pencemaran udara juga dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan menurunnya kualitas hidup, misalnya tidak dapat bekerja dan sekolah karena sakit. Di Indonesia khususnya di kota Jakarta pencemaran udara telah menjadi masalah yang serius. Pada tahun 1998 estimasi kerugian ekonomi akibat dari pencemaran udara kira-kira satu persen dari total GDP (Gross Domestic Product) dan terus meningkat sampai saat ini.
Karena efek pencemaran gas beracun bersifat kumulatif, sehingga kerugian secara langsung tidak bisa terukur. Dampak pencemaran udara itu baru terlihat setelah beberapa tahun kemudian. Contoh dampak pencemarn udara ini yakni : penurunan IQ (kecerdasan) pada anak-anak akibat paparan Timbal (Pb) di udara, baru dapat diketahui setelah 10 - 20 tahun kemudian berupa generasi muda yang IQ-nya di bawah standar.Akhir-akhir ini masalah autis juga telah terdeteksi, yang disebabkan kandungan logam dalam urin, darah dan rambut anak-anak cukup tinggi. Penelitian di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa 1 dari 50 anak terkena autis, hasil yang sangat signifikan sekali
Pencemaran udara di Indonesia terutama di kota-kota besar memang sudah sangat mengkhawatirkan, namun sulit dielakkan, karena pemilihan penggunaan bahan bakar fosil untuk sarana transportasi, dan belum luasnya pemakaian alat pereduksi emisi di pabrik karena membutuhkan dana yang besar. Dalam pengendalian pencemaran udara diharapkan Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yaitu mendorong penggunaan bahan bakar ramah lingkungan, menumbuhkan kesadaran dan peran masyarakat dalam pengendalian pencemaran udara, menganjurkan lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat untuk menanam berbagai pohon yang mampu menyerap gas beracun, seperti pohon gantri, angsana dan felicium.
Peran aktif masyarakat dalam pengendalian pencemaran udara menjadi sangat penting karena sumber pencemaran udara berada ditangan masyarakat sendiri. Oleh sebab itu sebaik apapun kebijakan maupun peraturan yang ada, tanpa peran aktif masyarakat sebagai pelaku maupun pihak yang terkena dampak maka upaya pengendalian pencemaran udara tidak akan berhasil dengan baik. Untuk pengendalian polusi udara dari sumber bergerak seperti mobil, truk atapun bus dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain menerapkan kebijakan harga. Hampir 75 persen dari hasil minyak habis untuk subsidi harga BBM. Hal ini menghambat diversifikasi energi terutama gas alam yang tergolong ramah lingkungan. Cadangan gas Indonesia dua kali cadangan minyak tetapi pengembangannya terhambat oleh subsisi harga BBM. Diperlukan juga pembenahan manajemen transportasi khususnya di Jakarta. Akibat kemacetan di Jakarta terjadi pemborosan biaya transportasi sebesar Rp 17,2 triliun pertahun atau Rp 45 miliar perhari, yang ekivalen dengan 7,8 persen total PDRB DKI Jakarta.
Hasil Penelitian
Penelitian yang dilaporkan Bank Dunia pada tahun 1994 menyebutkan sektor transportasi menyumbang hampir 80 % total polusi Nitrogen dioksda dan 70 persen polusi Sulfur dioksida yang berasal dari industri. Sementara itu Sarpedal pada tahun 2003 mengestimasi total beban pencemaran dari sumber transportasi, pabrik dan rumah tangga Nitrogen oksida mencapai 24.696 ton pertahun, Sulfur dioksida 35.456 ton/tahun, dan TSP 4.669 ton/tahun.
Hasil simulasi terhadap NOx diketahui konsentrasinya terdistribusi pada seluruh daerah Jakarta, dan konsentrasi tertinggi didapati pada sekitar daerah jalan utama dan jalan layang. Hasil simulasi TSP konsentrasinya terkumpul dan tertinggi di daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
Penelitian juga dilakukan Sarpedal KLH terhadap penyakit saluran pernafasan akibat tingginya konsentrasi gas polutan seperti SO2, NOx, dan TSP terhadap anak SD di DKI Jakarta. Kesimpulannya di Jakarta sudah tidak ada lagi tempat yang aman bagi anak-anak dari dampak pencemaran. Daerah yang tinggi tingkat polusinya adalah Jakarta Utara meliputi Palmerah, Kalideres, Sawah Besar, Cilincing dan Tanjung Priok. Kenyataan menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi tempat tinggal yang sehat dan nyaman terutama untuk anak-anak.
Tingginya pencemaran udara di Jakarta juga ditunjukkan oleh data ISPU tahun 2002 yang menyimpulkan hanya 22 hari kota Jakarta dinyatakan sehat, selebihnya tercemar. Pada tahun 2003 bahkan hanya 7 hari sehat. Hal ini terkait dengan jumlah kendaraan di Jakarta yang hampir 3 juta dan diperkirakan akan meningkat setiap tahun. Masalah peningkatan jumlah kendaraan ini akan menjadi faktor utama penyebab menurunnya kualitas udara. Bagaimana tingkat pencemaran saat ini (jumlah hari sehat) di Jakarta, pastinya telah menurun lagi dari tahun 2003 yakni bisa di bawah 7 hari sehat karena makin bertambahnya jumlah kendaraan dan konsumsi bahan bakar. Dengan keadaan seperti ini apakah kita sebagai penduduk Jakarta peduli dengan kualitas udara Jakarta dan apa peran kita dalam mengambil bagian pengendalian pencemaran udara? Semoga kenyataan ini menjadi introspeksi dan pemikiran setiap orang dan pelaku usaha untuk mencari ide dalam memberikan kontribusinya untuk lingkungan. Kontribusi kita terhadap lingkungan secara sederhana yang cepat dapat dilakukan misalnya :Pembuatan Lubang Resapan Biopori di setiap lahan terbuka atapun penanaman pohon di lahan terbuka sampai kepada daur ulang sampah rumah tangga, pemanfaatan limbah atau sampah organik, pengelolaan sampah non-organik menjadi sesuatu yang dapat digunakan dll. Khusus dalam dunia industri alangkah baiknya segala perencanaan pengelolaan lingkungan dikemas dalam satu sistem manajemen lingkungan sehingga arah, tujuan bahkan benefit yang didapat dari pengelolaan lingkungan ini dapat terkelola dengan baik dan tepat sasaran. Mari kita sama-sama memberikan kontribusi untuk pelestarian lingkungan yang sudah semakin tua ini.