9 Des 2010

Perkembangan Organ Reproduksi Mulai Saat Dilahirkan Hingga Dewasa

Anak memiliki perasaan seksual sejak lahir, bahkan sebelum kelahiran. Pria dapat mengalami ereksi saat masih di dalam rahim dan beberapa anak laki – laki lahir dengan ereksi.
Bayi laki – laki mengalami ereksi penis; bayi perempuan mangalami lubrikasi vagina. Bayi laki – laki mengalami ereksi dan baik bayi laki – laki maupun perempuan sama – sama memiliki perasaan senang jika ada sentuhan pada organ genitalia mereka.

Menurut freud (1856 – 1939) fase – fase perkembangan individu pada perkembangan psikoseksual di dorong oleh energi psikis yang disebut libido. Libido merupakan energi psikis yang bersifat seksual (diartikan secara luas sebagai dorangan kehidupan) dan sudah ada sejak bayi. Libibo ada sejak lahir tanpa harus dipelajari lagi. Individu yang normal mempunyai libido sejak ia lahir. Sekalipun orang yang mempunyai keterbelakangan mental (mental retardation).

Setiap perkembangan psikoseksual, diawali dengan dorongan – dorongan (drive) pada daerah-daerah tubuh atau organ – organ tertentu. Misalnya : mulut, anus, daerah kelamin dan kematangan alat – alat reproduksi.
Psikoseksual tahapan perkembangan dimana puncak kenikmatan seksual atau sensual berpindah dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya, dari muluat ke anus lalu ke genital. Pada tiap tahapan, perilaku merupakan sumber utama pemuasaan (frustasi ) berubah dari disuapi, eliminasi (penghilangan atau keluar) dan akhirnya aktivitas seksual.

Freud menyatakan bahwa jika anak – anak menerima terlalu banyak atau terlalu sedikit kepuasan dalam tahap – tahap pertama dari hidup, maka akan terkena fixation (fiksasi) – keterhentian dalam perkembangan yang dapat muncul pada kepribadian seseorang setelah ia dewasa. Misalnya, bayi yang keinginan untuk makan tidak tercapai pada tahap oral, mungkin akan tumbuh sebagai seorang penggigit kuku, perokok atau mengembangkan teori karakter sengit dan kritis.

• Fase yang pertama ialah tahap oral (0 – 1 tahun), sumber kenikmatan dan kepuasaan ada pada mulut (menghisap dan menelan). Objek sosial terdekat adalah ibu, terutama pada saat menyusui. Bayi biasanya belum mengeksplor organ genitalianya sampai usianya 1 tahunan karena organ ini memang lebih sulit terlihat dibandingkan dengan anggota tubuh lainnya seperti tangan dan kaki. Bayi sering menyentuh organ genitalnya karena menimbulkan rasa enak atau menimbulkan rasa nyaman jika mereka sedang cemas dan marah.

• Fase yang kedua adalah anal (1 – 3 tahun). Pada tahap ini puncak kenikmatan terletak di daerah anus terutama saat buang air besar. Bayi sudah mulai memainkan genitalnya saat diganti celananya dan kadang mereka juga memainkan “ee” atau fecesnya saat dibersihkan. Hal ini wajar saja sebagai bagian dari rasa keingintahuan mereka. Seseorang yang dimasa ini mendapat toilet training yang terlalu keras mungkin akan terfiksasi pada tahap anal. Orang tersebut mungkin memiliki kepribadian “sembelit”, sangat obsesif dengan kebersihan dan terikat dengan jadwal dan rutinitas secara kaku.

• Fase ketiga adalah Falik (3-5 tahun). Menurut Freud, kunci dalam psikoseksual terjadi pada phallic stage di awal masa kanak-kanak. Anak memindahkan kepuasannya pada daerah kelamin. Pada anak laki-laki kedekatan pada ibunya menimbulkan gairah seksual yang disebut Oedipus kompleks, sedangkan pada anak perempuan kedekatan tersebut dinamakan electra kompleks. Pada fase ini, anak dalam usia prasekolah, dimana mereka sering belum “aware” terhadap tubuhnya dan masih belum terlalu mengerti malu dalam keadaan telanjang. Anak usia prasekolah tertarik untuk melihat tubuhnya sendiri dan tubuh teman-temannya. Mereka sering bermain peran dokter – perawat sehingga mereka bisa saling melihat dan menyentuh satu sama lain. Mereka mulai lebih sosial dan dapat meniru perilaku sosial dan seksual dewasa, seperti berpegangan tangan dan berciuman. Anak-anak usia ini menyadari perkawinan dan memahami hidup bersama, berdasarkan pengalaman keluarga mereka, dan mungkin memainkan peran tentang menikah atau memiliki pasangan saat mereka bermain rumah – rumahan serta mereka tertarik pada bagian – bagian tubuh orang tuanya dan ingin menyentuhnya jika mereka kebetulan melihatnya di kamar atau di kamar mandi. Mereka juga mulai tertarik terhadap konsep dari mana bayi berasal dan bagaimana bayi keluar dari perut ibunya.

• Tahap laten (5-12 tahun). Dorongan seksual yang tertekan pada tahap ini timbul kembali secara sosial, yang disebutkan Freud bahwa hubungan heterogen seksual dengan orang lain dari luar keluarga asal. Di tahun – tahun pertama sekolah dasar anak biasanya mengetahui bahwa memperhatikan tubuh orang lain dan masturbasi merupakan kegiatan yang dilakukan orang dewasa secara pribadi. Di umur ini anak masih bermain peran yang melibatkan perbedaan jenis kelamin karena rasa keingintahuannya. Anak mulai mendengar dan memperhatikan kata – kata yang “berbau” seks, kadang mereka menggunakan istilah – istilah tertentu yang mereka dapatkan dari teman-temannya. Mereka masih merasa tertarik pada proses kehamilan dan persalinan. Anak mulai memilih teman sejenis sebagai teman dekatnya. Anak sudah malu jika tidak berpakaian dengan baik di depan orang lain dan juga di depan orang tuanya. Mereka mulai mengangkat topik seks dalam obrolan atau gurauan dengan teman – temannya. Permainan seksual yang sering diperankan adalah permainan bermain saling memperolok atau berpura-pura mengenai perkawinan atau bermain peran “dokter – pasien erawat”.
• Tahap genital (12 tahun ke atas). Alat-alat reproduksi sudah mulai matang. Artinya, alat-alat reproduksi tersebut sudah berfungsi sesuai dengan aturanya. Masturbasi meningkat selama tahun-tahun pertama. Remaja laki – laki dan perempuan biasanya tidak memiliki pengalaman seksual banyak, tetapi mereka sering memiliki banyak pertanyaan. Mereka biasanya telah mendengar tentang hubungan seks, petting, seks oral dan seks anal, homoseksualitas, pemerkosaan dan incest serta mereka ingin tahu lebih banyak tentang semua hal ini. Ide untuk benar – benar melakukan hubungan seksual bagaimanapun adalah yang paling menyenangkan untuk anak laki-laki dan perempuan remaja. Anak laki-laki dan perempuan cenderung bermain dengan teman – teman dari jenis kelamin yang sama dan cenderung untuk mengeksplorasi seksualitas mereka. Masturbasi bersama-sama dan melihat atau membelai alat kelamin masing – masing adalah umum di antara anak laki-laki dan perempuan remaja.

Remaja (12-18 tahun )
Karakteristik seks mulai berkembang
Mulai terjadi menarche (wanita)
Mengembangkan hubungan yang menyenangkan
Dapat terjadi aktivitas seksual, misalnya masturbasi
Mengidentifikasi orientasi seksual (homoseks / heteroseks)
Mencari perawatan kesehatan tanpa ditemani orang tua

Beberapa kelompok kencan terjadi pada usia ini. Pada usia 12 atau 13, beberapa remaja muda mungkin berpasang – pasangan dan mulai berkencan dan / atau membuat janji diluar. Perempuan muda biasanya lebih tua ketika mereka mulai melakukan hubungan seksual secara sukarela. Namun, remaja muda banyak mempraktekkan perilaku seksual selain hubungan intim seperti membelai untuk orgasme dan hubungan oral.

Pada sekitar usia 50, wanita mengalami menopause, yang mempengaruhi seksualitas mereka dan ovarium mereka tidak lagi melepaskan telur, tubuh mereka tidak lagi memproduksi estrogen. Mereka mungkin mengalami beberapa perubahan fisik, dinding vagina menjadi lebih tipis dan hubungan seksual mungkin menyakitkan karena pelumasan vagina kurang dan pintu masuk ke vagina menjadi lebih kecil. Banyak wanita menggunakan terapi estrogen pengganti untuk meringankan efek samping fisik dan emosional menopause. Penggunaan pelumas vagina juga bisa membuat hubungan intim lebih mudah. Kebanyakan wanita dapat melakukan hubungan seksual menyenangkan dan mengalami orgasme untuk seluruh hidup mereka.

Pria dewasa juga mengalami beberapa perubahan dalam seksualitas mereka, tetapi tidak pada waktu yang diprediksi seperti pada wanita menopause. Testis memproduksi testosteron lambat setelah usia 25 tahun atau lebih. Ereksi mungkin terjadi lebih lambat ketika produksi testosteron melambat. Pria juga menjadi kurang mampu memiliki ereksi lagi setelah orgasme dan mungkin memakan waktu hingga 24 jam untuk mencapai dan mempertahankan ereksi lain. Jumlah semen dilepaskan saat ejakulasi juga menurun, tetapi pria mampu menjadi ayah dari seorang bayi bahkan ketika mereka berada di mereka 80 dan 90-an.
Meskipun pria dan wanita dewasa melalui beberapa perubahan seksual dengan bertambahnya usia mereka, mereka tidak kehilangan keinginan atau kemampuan mereka untuk ekspresi seksual. Bahkan diantara yang sangat tua, kebutuhan akan sentuhan dan keintiman tetap, meskipun keinginan dan kemampuan untuk melakukan hubungan seksual bisa berkurang.

sumber: minalove.com

3 Des 2010

Perubahan Iklim Tingkatkan Resiko Penyakit

Perubahan iklim yang terjadi di seluruh dunia sejak beberapa tahun terakhir membawa dampak terhadap kesehatan. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada tahun 1996 telah memperkirakan perubahan iklim akan menyebabkan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga 70 kali lipat pada tahun 2070.

Tak hanya itu, Prof. dr. Umar-Fahmi Achmadi MPh, Ph.D, Guru Besar Universitas Indonesia yang juga mantan Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan RI menjelaskan, “Sejak beberapa waktu lalu, perubahan iklim juga berkontribusi terhadap munculnya berbagai penyakit infeksi baru seperti Avian Influenza, SARS, Leptospirosis, serta kembali maraknya kasus-kasus diare dan penyakit infeksi perut.”

Diare sendiri sudah tercatat menjadi pembunuh tertinggi kedua balita di Indonesia (data: Departemen Kesehatan), bahkan sebelum timbulnya awareness (kesadaran) mengenai dampak

perubahan iklim kepada kesehatan. Dengan perubahan iklim yang berhujung pada kerusakan dan pencemaran lingkungan (contoh: banjir), maka resiko timbulnya penyakit seperti diare, DBD, serta malaria diperkirakan meningkat.

Untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan perubahan iklim, diperlukan pemahaman dan penerapan perilaku sehat untuk membantu masyarakat beradaptasi terhadap perubahan tersebut, dan hal tersebut dapat dimulai dari usia dini yaitu usia anak sekolah dasar.

Di Indonesia, fakta tersebut menggugah Tupperware Indonesia untuk menggelar Seminar Aku Anak Sehat 2010 untuk guru sekolah dasar di tiga kota besar (Jakarta, Bandung dan Surabaya) untuk guru-guru sekolah dasar dari JaBoDeTaBekKra dan sekitarnya, Bandung dan sekitarnya serta Surabaya, Sidoarjo, Malang dan sekitarnya.

Seminar ini bertujuan untuk membekali para guru dengan kemampuan untuk mensosialisasikan perilaku bersih dan sehat kepada murid, dan merupakan awal dari rangkaian Program Aku Anak Sehat yang dilakukan sebagai kegiatan CSR tahunan Tupperware. Program Aku Anak Sehat bertujuan memberi edukasi perilaku sehat kepada anak (kelas 1-3 SD) dengan membiasakan mencuci tangan, tidak sembarangan membuang sampah, dan membawa bekal dari rumah (tidak jajan).

Yanty Melianty, Marketing Director Tupperware Indonesia, menjelaskan kebutuhan melibatkan guru dalam mensosialisasikan perilaku sehat kepada anak, “Sebagai pendidik, guru tentunya sangat berpengaruh dalam menanamkan dan menyebarkan mengenai perilaku sehat kepada anak-anak didiknya. Namun lebih penting, guru juga bisa berperan besar dalam memberi sustainability (kesinambungan) dalam menggalang perilaku sehat, apabila mereka dibekali ilmu seperti cara berkomunikasi yang efektif dengan anak, standar lingkungan yang sehat, serta pengetahuan mengenai keamanan pangan dan wadah bekal yang aman.”

Menyadari kebutuhan tersebut itulah, maka Tupperware pun mengawali program Aku Anak Sehat dengan mengadakan Seminar Aku Anak Sehat untuk guru. “Tupperware berharap para guru bisa meneruskan pengetahuan dan ilmu yang mereka dapatkan di seminar kepada lingkungan sekitar mereka.

Ditambah dengan peningkatan resiko oleh karena perubahan iklim yang kini sedang menjadi tantangan global, kedepannya guru akan berperan lebih penting lagi untuk melanjutkan penerapan perilaku sehat kepada generasi berikutnya,” Bu Yanty melanjutkan.

Seminar Aku Anak Sehat 2010 yang akan melibatkan 900 guru akan diselenggarakan pada tanggal 14 Juli di Jakarta, 26 Juli di Bandung, serta 9 Agustus di Surabaya.

Dengan tema “Standarisasi Kebersihan dan Keamanan Pangan,Wadah serta Lingkungan Sekolah”, para guru akan menerima materi mengenai pentingnya kebersihan, lingkungan yang sehat, pendekatan yang efektif terhadap anak didik serta jajanan sehat sebagai upaya untuk membekali murid-murid menghadapi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Melalui pemahaman para guru, diharapkan murid-murid bisa mengadopsi dan menerapkan perilaku sehat untuk mendukung mereka dalam meraih cita-cita.

Sesi seminar akan diisi oleh Dr. Ir. Yadi Haryadi, M.Sc (pakar Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor), Drs. Suratmono MP (Direktur Surveilan BPOM), Drs. Momon Sulaeman, M.Pd (Kasie DikDas Jakarta Selatan), serta Dr. Rose Mini A.Prianto, M.Psi (Psikolog Anak).

Keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam seminar ini terkait dengan maraknya jajanan yang membahayakan kesehatan anak. Di sisi lain, juga disampaikan gagasan sekolah sehat oleh Seksi Pendidikan Dasar Departemen Pendidikan Nasional demi terwujudnya lingkungan sehat bagi para murid.

Program Aku Anak Sehat 2010 akan dilakukan mulai bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2010 di tiga area kota besar yaitu JaBoDeTaBekKra dan sekitarnya, Bandung dan sekitarnya serta Surabaya, Sidoarjo, Malang dan sekitarnya. Diharapkan pada tahun ini, lebih dari 250 sekolah dasar akan berhasil dikunjungi oleh Tupperware.

Dalam program Aku Anak Sehat, murid kelas 1-3 sekolah dasar dapat mengikuti film kartun edukasi Aku Anak Sehat, sedangkan sekolah akan mendapatkan 2 set tempat sampah (organik, non organik dan berbahaya), 1 set tempat cuci tangan kaki, 3 set kata-kata motivasional dan 2 poster edukasi kebersihan untuk anak.

sumber: vibizdaily.com

6 Warna Yang Mempengaruhi Mood Anda

Berapa banyak pikiran yang Anda berikan untuk memilih warna? Kebanyakan orang akan menjawab mereka tidak perlu pikir panjang untuk melakukan hal itu saat kita mengambil warna kesayangan kita dari berbagai pilihan warna yang tersedia. Mungkin Anda akan terkejut saat mengetahui seberapa besar efek warna yang dapat mempengaruhi suasana hati kita! meskipun warna bisa bersifat subyektif, sebagian besar memiliki efek yang universal. Dan saya sangat terkejut ketika mengetahui besarnya pengaruh yang dibawa warna-warna ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Berikut adalah 6 warna yang dapat memberikan efek bagi hidup kita dan semua orang harus mengetahuinya.

1. Hitam

Hitam merupakan warna yang sangat kuat. Ia mengkonsumsi semua cahaya lain dalam spektrum warna, dan sering digunakan untuk mewakili karakter kuat seperti drakula atau penyihir. Beberapa budaya menghubungkan warna ini dengan kegelapan akan kematian dan berkabung, sedangkan budaya lainnya dengan kelahiran kembali dan kehidupan. Dan hubungan yang kuat? Warna hitam berkuasa. Lihat saja berapa banyak warna hitam digunakan dalam kehidupan sehari-hari... sabuk hitam, dasi hitam, black market... dan sebagian besar orang mengenakan pakaian warna hitam untuk pergi bekerja. Warna hitam memberikan rasa penting, kontrol dan kekuatan.

2. Putih

Putih sering digunakan untuk menggambarkan kepolosan dan kenaifan. Putih adalah warna yang sangat murni, dan sering digunakan di rumah-rumah baru, untuk membuat ruangan terlihat lebih besar dan cerah. Putih juga merupakan warna yang sangat dingin meskipun memberikan efek steril. Ruangan yang dicat putih sering terlihat lebih besar, namun terlihat kosong dan tidak ditinggali. Putih dapat membuat kita merasa murni; atau kosong.

3. Merah

Merah adalah warna yang selalu membangkitkan emosi yang kuat. Hal ini sering dikaitkan dengan semangat, cinta dan nafsu, dan warna ini bisa membuat kita merasa seksi dan nyaman. Warna ini juga bisa dihubungkan dengan kemarahan dan kegembiraan, dan umumnya bertanggung jawab atas perasaan intens. Banyak orang yang membeli barang-barang dengan warna merah... lingerie merah dan gaun merah, dan ekspresi ‘lukisan kota merah’, dan ‘terlihat merah’. Warna merah juga menjadi warna favorit saya, yang mengindikasikan bahwa saya hidup dengan intensitas dan semangat yang tinggi.

4. Biru

Biru merupakan warna favorit yang paling umum, terutama bagi kaum pria. Biru merupakan warna yang tenang, dan sering digambarkan dengan steril, tenang, kalem dan tentram. Penelitian menunjukkan bahwa orang akan lebih poroduktif di dalam ruangan yang berwarna biru, dan wana ini juga terkadang menyebabkan perasaan sedih dan bingung. Biru juga merupakan warna yang sering digunakan bagi para pelaku diet, karena warna yang paling sedikit membangkitkan selera makan. Menggunakan piring dan peralatan makan berwarna biru dapat membatasi porsi makan Anda! Memperlihatkan warna biru kepada orang sakit juga terbukti dapat menurunkan denyut nadi dan suhu tubuh.

5. Hijau

Hijau merupakan warna yang tampaknya menunjukkan perasaan yang sangat berbeda. Bagi beberapa orang, warna ini menunjukkan alam, dan ketenangan. Rasanya sehat dan murni. Warna ini juga sering dikaitkan dengan warna cemburu dan sakit hati. Pada abad ke-15, warna hijau digunakan sebagai simbol kesuburan dan ruangan yang dicat hijau sering digunakan untuk menenangkan saraf, menghilangkan stres dan memulai pemulihan. Ruangan berwarna hijau juga terbukti mengurangi sakit perut!

6. Oranye

Oranye adalah kombinasi dari warna kuning dan merah, dan sering dipandang sebagai warna yang enerjik dan bergoyang. Warna ini sering digunakan untuk menarik perhatian, seperti pada tanda-tanda jalan dan dalam kampanye iklan. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa peserta yang terhubung dengan warna oranye menunjukkan kegembiraan, antusiasme dan kehangatan, yang membuatnya menjadi warna yang pas untuk dimasukkan ke dalam rumah Anda. Hindari warna oranye kekuningan karena ruangan yang berwarna kuning dapat menyebabkan sakit kepala.

Saya sangat suka meneliti warna-warna ini! Tiba-tiba saya tahu mengapa ruangan satu warna saya selalu membuat saya merasa kuat sekaligus tenang, dan saya berencana untuk mengecat dapur saya dengan warna biru dan putih. Dan jika saya dapat menemukan beberapa aksesoris cantik berwarna hijau, barang-barang itu akan saya letakkan di dalam kamar mandi!

sumber: jawaban.com

1 Des 2010

Risiko Olahraga di Kota yang Penuh Polusi

Kota besar selalu identik dengan polusi udara yang tinggi baik dari kendaraan atau industri. Olahraga di tengah kota yang memiliki polusi udara ada efek negatifnya. Karena itu siasati waktunya, agar olahraganya tak sia-sia.

Jika seseorang secara teratur melakukan olahraga di daerah yang memiliki polusi udara akan berdampak buruk terhadap kesehatannya, terutama bagi orang yang memiliki penyakit
paru-paru kronis, jantung atau diabetes.

"Saat seseorang melakukan olahraga, bahkan dengan intensitas yang rendah maka ia akan bernapas 10 kali lebih banyak dibandingkan saat sedang istirahat," ujar Edward R. Laskowski, M.D, seorang physical medicine and rehabilitation specialist, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Selasa (30/11/2010).

Dalam kondisi seperti itu, orang cenderung akan menarik napas lebih mendalam ke dalam paru-paru dan bernapas melalui mulut, sehingga melewati penyaringan saluran di hidung.

Faktor-faktor ini akan meningkatkan kontak tubuh dengan polutan, kombinasi antara polusi udara dan olahraga ini akan menimbulkan risiko.

Paparan polusi udara atau partikel kecil dari debu atau aerosol yang ada di udara bisa memicu beberapa risiko kesehatan, seperti:

1. Terjadi peningkatan kerusakan yang signifikan pada saluran udara kecil di paru-paru.
2. Peningkatan risiko serangan jantung dan stroke pada perempuan yang telah berusia lanjut.
3. Peningkatan risiko kematian akibat kanker paru-paru dan penyakit jantung.


Untuk membatasi dampak buruk dari polusi udara ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat olahraga, yaitu:

1. Usahakan jika berolahraga di luar ruangan dilakukan saat pagi hari, karena belum banyak kendaraan yang berlalu lalang sehingga tingkat polusinya tidak tinggi.
2. Hindari olahraga saat tengah hari atau siang hari.
3. Menghindari berolahraga seperti jogging atau jalan kaki di daerah yang jalanannya macet, untuk itu sebaiknya berolahraga di radius lebih dari 15 meter dari jalan.
4. Variasikan dengan berolahraga di dalam ruangan, bisa di dalam rumah atau mengikuti kelas kebugaran.


Polusi udara bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akibat senyawa nitorgen yang melemahkan rambut getar di dalam tenggorokan, menurunkan hormon seksual seseorang, mengganggu kelenjar endokrin, serta bisa menyebabkan karies gigi akibat radikal bebas dari asap kendaraan.

Jika memang diketahui memiliki kondisi kronis atau ingin tetap sehat, sebaiknya perhatikan udara di sekitar jika ingin melakukan olahraga di luar ruangan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Sumber: detikHealth

30 Nov 2010

Cara Menghilangkan Kantung Mata

Kantung mata yang sering disebut sebagai mata panda memang menyebalkan. Mata berkantung, lingkaran hitam, kerutan halus di bawah mata, atau mata yang turun, merupakan tanda kulit sedang mengalami proses penuaan. Karena itu, tak heran bila seseorang bisa terlihat lebih tua dibanding usia sebenarnya gara-gara problem di sekitar mata tadi.

“Saya sangat terganggu setiap kali orang bertanya kenapa saya terlihat sangat lelah, padahal saya sudah tidur cukup. Karenanya saya memilih operasi plastik untuk mengoreksi kulit di sekitar mata,” kata Darrick E.Antell, MD, menceritakan pengalamannya saat ia berusia 32 tahun.

Anda tidak perlu melakukan operasi seperti Antell untuk mempercantik mata Anda. Menurut ketua dermatolog dan cosmetic surgery dari Sinai Medical Center, New York, AS, Ellen Marmur, MD, problem kulit di seputar mata sebenarnya berawal dari noda kecil yang tidak dirawat.

“Kantung mata di bawah kelopak yang semula tak begitu terlihat, tapi bila tak segera diatasi lama-lama akan makin jelas terlihat,” kata Marmur. Karena itu, di usia 20-an sebaiknya Anda mulai rajin mengoleskan eye cream di sekitar mata untuk menjaga kekenyalan kulit.

Kantung mata, menurut Marmur, merupakan bagian dari proses penuaan. “Secara alami ada lemak di bagian bawah mata yang diikat oleh ligamen. Nah, makin lama ligamen ini akan melemah sehingga lemak terdorong dan menumpuk di bawah mata, sehingga terlihat seperti kantung,” paparnya.

Selain faktor penuaan, masalah di sekitar mata juga bisa disebabkan karena faktor keturunan dan gaya hidup. “Sering begadang, terlalu banyak makanan yang asin, kurang minum, dan jarang berolahraga akan membuat kulit kehilangan elastisitas, termasuk di sekitar mata,” kata Marmur.

Resep alami

Selain kosmetik modern, sebenarnya banyak resep kecantikan alami untuk mengatasi problem kulit di mata. Yang paling popular adalah mengompres area mata dengan kantong teh celup yang dibekukan, irisan timun, atau es batu. “Untuk sementara, bahan-bahan itu memang bisa mengatasi bengkak di bawah mata,” kata Marmur.

Ahli dermatologi Audry Kunin, dalam bukunya The DERMAdoctor Skinstruction Manual, mengatakan teh hijau bisa jadi solusi untuk menyingkirkan kantung mata. Kandungan senyawa anti inflamasi, yang disebut EGCG, yang terdapat dalam teh hijau bisa mengurangi cairan yang menyebabkan mata terlihat sembab.

Sementara itu untuk hasil yang bertahan agak lama, Anda juga bisa mencoba suntik botox yang efektif mengurangi kerutan dan meningkatkan kekenyalan kulit.

sumber: doktersehat.com

Ditemukan, Obat untuk Kurangi Risiko HIV

Obat antiretroviral atau ARV yang biasa dipakai untuk menurunkan jumlah virus pada penderita HIV kini dikembangkan untuk mencegah penularan HIV, khususnya di kalangan pria gay dan biseksual.

Truvada, nama obat tersebut, merupakan kombinasi antara dua jenis ARV. Obat ini diproduksi oleh perusahaan farmasi California, Gilead Sciences. Dalam sebuah uji coba diketahui bahwa obat ini mampu mengurangi risiko penularan HIV hingga 44 persen.

Penelitian melibatkan sekitar 2.500 pria gay atau biseksual dari Peru, Ekuador, Brasil, Afrika Selatan, Thailand, dan Amerika Serikat. Mereka secara random diberikan pil Truvada dan sisanya mendapat pil placebo. Semua partisipan studi juga diberikan kondom dan konseling mengenai seks yang aman.

Setelah empat tahun penelitian, para peneliti menemukan bahwa obat itu cukup efektif mengurangi angka penularan pada kelompok yang mendapat pil Truvada hingga 44 persen. Mereka yang mengonsumsi pil secara rutin diperkirakan risiko infeksinya bisa dikurangi hingga 73 persen.

Akan tetapi, muncul pertanyaan seputar hasil penelitian yang didanai oleh Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation ini. Sebagian pakar menilai, penurunan angka infeksi itu bisa disebabkan oleh penggunaan kondom pada kelompok yang mendapat pil. Para ahli juga menyatakan, harga pil yang cukup mahal, yakni 36 dollar AS (sekitar Rp 300.000) sehari, akan membuat pil ini tidak bisa dikonsumsi banyak orang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Dr Anthony Fauci dari National Institute of Allergy and Infectious Diseases mengatakan bahwa penelitian ini bersifat random dan obat ini bersifat sebagai pelengkap dalam upaya pencegahan HIV. "Kondom dan setia pada pasangan seksual merupakan cara pencegahan yang utama," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah menambahkan sistem pertahanan pada pencegahan infeksi HIV dan bukan menggantikan yang sudah ada sekarang. "Sangat penting untuk menambah upaya pencegahan, terutama pada kelompok paling berisiko," katanya.

sumber: kompas.com

18 Sep 2010

10 penyakit paling mematikan

Ini dari data WHO.
Data ini dibuat berdasarkan jumlah kasus penyebab kematian.

Kita mulai dari nomor 10 ya, biar deg-degan

10. Kecelakaan lalu lintas
Apa penyebab kecelakaan? Pasti karna ada yg gak patuh aturan lalulintas.
Bisa juga gara2 nyalain rokok pas lagi ngebut atau nyebrang
Eh, kecelakaan bukan penyakit ya..? ah, biarin, udah terbikin judulnya :P

9. Malaria
Apa penyebab malaria? Kuman penyebabnya adalah Plasmodium malariae, hewan yg bawa kuman tu adalah Anopheles sp.
Bisa juga gara2 buang puntung rokok ke sarang nyamuk, nyamuknya marah, trus gigit
8. Tuberculosis
Apa penyebab TBC? Bakteri Micobacterium tuberculosis.
Bakteri ini lebih mudah menyerang saluran pernafasan yg udah rusak duluan oleh rokok. Ini serius coy..

7. Diare
Apa penyebab diare? Bisa salah makan, bisa keracunan, bisa karna kelebihan bakteri Escherichia coli di usus, bisa karna Entamoeba coli.
Bisa juga gara2 ngobrol sambil merokok trus rokoknya ketelan, jadi keracunan

6. Penyakit pencernaan
Penyakit pencernaan adalah semua penyakit yg terjadi pada sistem pencernaan, terutama maag & tukak lambung/tukak usus, juga kanker usus. Apa penyebabnya? Mirip dengan penyebab diare. Bisa juga karna pola makan gak teratur.
Bisa juga karna asap rokok. Eh, serius juga nih

5. HIV/AIDS
Apa penyebab AIDS? Ah, udah sering dibahas di TV, malas nulisnya.
Bisa juga gara2 keasikan merokok sampe ketusuk jarum yg udah kena HIV..

4. Penyakit paru-paru
Contoh penyakit paru2: radang paru2 (pneumonia), radang selaput paru (pleuritis), kanker paru2, apa lagi ya? Radang bronkus (bronkitis) kayaknya termasuk juga.
Apa penyebabnya? Yg paling utama ya polusi, lebih utama lagi rokok. Serius ni, hai!

3. Infeksi sistem pernafasan
Mirip dengan TBC, tapi kumannya beda, lebih bervariasi & lebih berbahaya. Penyebabnya bisa juga karna saluran pernafasan udah rusak duluan oleh rokok. Serius juga ni!

2. Kanker
Apa penyebab kanker? Kebanyakan karna kebanyakan zat kimia sintetis yg ngendap dalam tubuh, contohnya 4000 macam zat racun dalam rokok. Eh, ini juga serius!

Inilah sang juara

1. Sakit jantung
Yg paling sering adalah gagal jantung. Yg lainnya bisa jadi angina pektoris (sakit jantung koroner).
Penyebabnya bisa karna stres, shocked, kolesterol, dll. Tapi yg paling sering karna kebanyakan zat kimia, terutama rokok. Eh, ini yg paling serius!

Tu, makanya jaga kesehatan, jangan merokok.
Karena rokok itu lebih merusak kesehatan orang lain daripada diri sendiri.
Kenapa? Liat aja la kalo ada orang merokok, asapnya paling banyak kena siapa? kena orang di dekatnya. Dia kena asap cuma pas ngisap aja. Silakan amati sendiri.

Berapa banyak juga anak yg telahir dengan organ yg lemah & rawan, gara2 ortunya merokok. Atau organnya rusak sejak bayi gara2 sering kena asap rokok. Banyak, cuma kebanyakan orang gak menyadari.

Ingat peringatan Pemerintah: Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.

Berhentilah merokok, demi orang yg kalian sayang.

Sumber: cengkunek.blogdetik.com