18 Sep 2010

10 penyakit paling mematikan

Ini dari data WHO.
Data ini dibuat berdasarkan jumlah kasus penyebab kematian.

Kita mulai dari nomor 10 ya, biar deg-degan

10. Kecelakaan lalu lintas
Apa penyebab kecelakaan? Pasti karna ada yg gak patuh aturan lalulintas.
Bisa juga gara2 nyalain rokok pas lagi ngebut atau nyebrang
Eh, kecelakaan bukan penyakit ya..? ah, biarin, udah terbikin judulnya :P

9. Malaria
Apa penyebab malaria? Kuman penyebabnya adalah Plasmodium malariae, hewan yg bawa kuman tu adalah Anopheles sp.
Bisa juga gara2 buang puntung rokok ke sarang nyamuk, nyamuknya marah, trus gigit
8. Tuberculosis
Apa penyebab TBC? Bakteri Micobacterium tuberculosis.
Bakteri ini lebih mudah menyerang saluran pernafasan yg udah rusak duluan oleh rokok. Ini serius coy..

7. Diare
Apa penyebab diare? Bisa salah makan, bisa keracunan, bisa karna kelebihan bakteri Escherichia coli di usus, bisa karna Entamoeba coli.
Bisa juga gara2 ngobrol sambil merokok trus rokoknya ketelan, jadi keracunan

6. Penyakit pencernaan
Penyakit pencernaan adalah semua penyakit yg terjadi pada sistem pencernaan, terutama maag & tukak lambung/tukak usus, juga kanker usus. Apa penyebabnya? Mirip dengan penyebab diare. Bisa juga karna pola makan gak teratur.
Bisa juga karna asap rokok. Eh, serius juga nih

5. HIV/AIDS
Apa penyebab AIDS? Ah, udah sering dibahas di TV, malas nulisnya.
Bisa juga gara2 keasikan merokok sampe ketusuk jarum yg udah kena HIV..

4. Penyakit paru-paru
Contoh penyakit paru2: radang paru2 (pneumonia), radang selaput paru (pleuritis), kanker paru2, apa lagi ya? Radang bronkus (bronkitis) kayaknya termasuk juga.
Apa penyebabnya? Yg paling utama ya polusi, lebih utama lagi rokok. Serius ni, hai!

3. Infeksi sistem pernafasan
Mirip dengan TBC, tapi kumannya beda, lebih bervariasi & lebih berbahaya. Penyebabnya bisa juga karna saluran pernafasan udah rusak duluan oleh rokok. Serius juga ni!

2. Kanker
Apa penyebab kanker? Kebanyakan karna kebanyakan zat kimia sintetis yg ngendap dalam tubuh, contohnya 4000 macam zat racun dalam rokok. Eh, ini juga serius!

Inilah sang juara

1. Sakit jantung
Yg paling sering adalah gagal jantung. Yg lainnya bisa jadi angina pektoris (sakit jantung koroner).
Penyebabnya bisa karna stres, shocked, kolesterol, dll. Tapi yg paling sering karna kebanyakan zat kimia, terutama rokok. Eh, ini yg paling serius!

Tu, makanya jaga kesehatan, jangan merokok.
Karena rokok itu lebih merusak kesehatan orang lain daripada diri sendiri.
Kenapa? Liat aja la kalo ada orang merokok, asapnya paling banyak kena siapa? kena orang di dekatnya. Dia kena asap cuma pas ngisap aja. Silakan amati sendiri.

Berapa banyak juga anak yg telahir dengan organ yg lemah & rawan, gara2 ortunya merokok. Atau organnya rusak sejak bayi gara2 sering kena asap rokok. Banyak, cuma kebanyakan orang gak menyadari.

Ingat peringatan Pemerintah: Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.

Berhentilah merokok, demi orang yg kalian sayang.

Sumber: cengkunek.blogdetik.com

19 Agu 2010

Plus Minus Makan Daging untuk Kesehatan

Makan daging mungkin menjadi pantangan bagi beberapa orang, terutama vegetarian. Meski tidak melulu merugikan, namun demi kesehatan memang sebaiknya jangan terlalu sering makan daging. Apa plus minus makan daging untuk kesehatan?

Daging mengandung sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melaksanakan fungsi metabolisme yang vital, seperti protein, lemak, vitamin dan mineral. Semua nutrisi ini bertanggung jawab untuk menyediakan energi dan menjaga tubuh tetap sehat.

Dilansir dari Buzzle, Rabu (18/8/2010), berikut beberapa keuntungan makan daging bagi kesehatan:

1. Protein
Daging adalah sumber yang kaya protein, yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat tinggi. Protein memainkan berbagai peran penting untuk fungsi tubuh, antara lain pembangunan, perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan antibodi yang memerangi infeksi.

Secara umum, 19-20 persen protein terdapat pada daging. Daging dianggap sebagai protein kualitas tinggi karena mengandung hampir semua asam amino esensial. Dengan demikian, makan daging juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan pemulihan sistem yang cepat.

2. Mineral
Daging mengandung sejumlah mineral, terutama kaya zat besi, seng dan selenium. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin yang diperlukan untuk mengangkut oksigen dari paru ke bagian tubuh lain. Seng meningkatkan metabolisme dan membantu dalam pembentukan jaringan. Sedangkan selenium membantu dalam pemecahan lemak dan bahan kimia lain dalam tubuh.

3. Vitamin
Vitamin yang paling menonjol dalam daging adalah vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6 dan B12) dan D.

Vitamin A mempromosikan penglihatan yang baik, mendukung perkembangan tulang dan gigi serta menjaga kesehatan kulit. Vitamin B mendukung sistem saraf pusat dan meningkatkan kesehatan mental. Dan vitamin D meningkatkan kalsium dan fosfor, yang pada gilirannya, menjaga kesehatan tulang dan gigi.

4. Lemak
Lemak yang ada dalam daging adalah asam linoleat dan asam palmiotelik. Lemak ini dapat mencegah tubuh dari kanker dan virus berbahaya. Ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari lingkungan dan kondisi yang tidak menguntungkan. Tubuh juga membutuhkan lemak untuk perkembangan otak.

Tapi, selain keuntungan di atas, makan daging tanpa diimbangi dengan makan buah, sayur dan berolahraga justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan tubuh.

Beberapa kerugian makan banyak daging adalah sebagai berikut:

1. Daging tidak mengandung serat
Serat membantu sistem pencernaan dalam tubuh. Tanpa serat, tubuh berisiko tinggi terhadap penyakit tertentu seperti kanker dan masalah jantung. Itu sebabnya banyak orang yang makan daging tanpa diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya, mendapat risiko tinggi menderita kanker.

2. Tinggi lemak jenuh
Lemak jenuh tentu saja tidak baik
untuk kesehatan. Ini merupakan musuh utama bagi pembuluh darah dan jantung. Hasilnya, banyak orang yang mengalami penyakit kardiovaskuler karena kebiasaan makan daging.

3. Tinggi nitrat dan garam
Daging olahan seperti bacon, hot dog, ham dan lainnya sangat buruk untuk kesehatan. Daging tersebut dapat membawa efek negatif jangka panjang karena banyak mengandung nitrat dan garam sebagai pengawet. Kandungan tinggi nitrat dan garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan memicu penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke.

Bila Anda ingin makan daging, usahakan untuk selalu makan daging alami yang tidak diawetkan.

Dan perlu diingat makan daging sebaiknya tidak setiap hari, beri jeda tubuh karena daging adalah makanan yang sulit dicerna. Namun daging tetap diperlukan untuk kesehatan, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Mengonsumsi daging juga harus diimbangi dengan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan, serta jangan lupa untuk melakukan olahraga secara rutin.

Sumber: detikHealth

12 Jul 2010

Memahami Arti Senyuman Bayi

Duh... siapa yang tidak gemas melihat si kecil tersenyum, sambil matanya menatap Anda dengan antusias. "Ibu pulang!" begitu mungkin serunya. Rasa lelah setelah sepanjang hari bekerja (plus capek hati) pun sekejap menghilang, digantikan oleh rasa bahagia yang meluap tiada terkira saat melihat senyuman di wajah si kecil.

Namun, bila Anda amati, senyum bayi sebenarnya mengandung makna yang beragam. Senyumnya tidak hanya menandakan ia senang karena bertemu ibu atau ayahnya, tetapi juga lebih dari sekadar makna berkomunikasi. Senyuman bayi juga menunjukkan suatu perkembangan otaknya.

Dua jenis senyuman
Sejak lahir, bayi mampu memperlihatkan seringainya, namun senyuman ini seringkali hanya sekilas dan spontan saja sifatnya. Seringai tersebut dipicu oleh kobaran neuron di dalam batang otak, namun tidak dipengaruhi oleh suasana hati yang baik. Ada kalanya ketika buah hati Anda sedang terlelap, senyum ini akan keluar dengan sendirinya. Beberapa ilmuwan memperkirakan senyum ini disebabkan oleh sel-sel motorik yang berada di dekat otak dimana kondisi REM (rapid eye movement, dimana otak mengolah data dan ingatan sehingga bayi sering bermimpi atau mengigau) berasal.

Kadang-kadang, sudut bibirnya yang melengkung itu menampakkan seulas senyum palsu, tipe senyuman yang akan Anda tampilkan ketika sedang difoto atau ketika menerima pemberian dari orang lain. Senyuman yang tulus karena perasaan senang biasanya datang langsung dari sistem lembik (pusat emosi otak) dan mempengaruhi otot-otot mata yang disebut orbicularis oculi (ketika mata menyipit dan pipi mengembang). Anda tidak dapat memaksa otot-otot ini untuk bekerja, sehingga hanya perasaan yang benar-benar sajalah yang dapat membuat wajah Anda berseri-seri.

Dalam empat hingga 10 minggu kehidupannya, sistem lembik dan jaringan motor bayi telah cukup matang untuk menampilkan senyuman emosionalnya yang pertama kali. Bahkan si kecil bisa memberikan isyarat dari suara dan sentuhannya, lebih dari sekadar ekspresi wajah yang bahagia.

Terjadi bonding
Komunikasi antara orangtua dan anak tidak hanya terjadi dalam satu arah, ketika orangtua merawat bayi, tetapi juga ketika terjadi interaksi dua arah. Itulah yang terjadi ketika si kecil mulai menampilkan senyumnya yang asli. Terjadi suatu perlekatan (bonding) antara Anda dan bayi Anda.

Hanya saja, para ahli psikologi juga memperkirakan, bayi-bayi yang lebih besar pun masih sering menunjukkan senyum palsunya pada orangtua. Orang asing, khususnya, hanya kebagian senyum palsu ini. Jadi bila Anda sedang menggoda bayi teman Anda, dan ia tersenyum, jangan ge-er dulu. Mungkin ia hanya berbasa-basi pada Anda.+

Sumber: kompas.com

13 Mei 2010

Mengantar Anak ke Puncak Kecerdasan

Bagaimana bayangan Anda terhadap anak-anak cerdas dan genius? Apakah Anda mengira anak-anak itu secara genetik sudah berotak encer dan tidak perlu diajari lagi?

Generasi unggul tidak tumbuh dengan sendirinya. Laju tumbuh kembang dan tingkat inteligensia seorang anak sebenarnya tidak dipengaruhi oleh faktor keturunan saja. Ada tiga faktor yang saling memengaruhi, yaitu genetik atau keturunan, faktor lingkungan, dan faktor gizi.

Faktor genetik, meski tidak bisa kita ubah, hanya berkontribusi sekitar 30 persen saja. Sisanya, faktor gizi dan lingkungan (pengasuhan dan stimulasi), bisa dirangsang sebelum dan sesudah si kecil lahir.

Para ahli menemukan bahwa 20 persen tingkat kecerdasan terbentuk di dalam kandungan. Menurut dr Koesnadi Rusmil SpA (K), sel-sel otak janin terbentuk sejak usia tiga bulan dalam kandungan dan berlanjut sampai anak berusia tiga hingga lima tahun. Jumlah sel otak tumbuh mencapai miliaran, tetapi belum ada hubungan antarsel. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antarsel otak ditentukan stimulasi lingkungan.

Tidak pernah ada kata terlalu awal untuk mulai memberikan stimulasi. "Sejak dalam kandungan, bayi sudah bisa distimulasi dengan cara mengajaknya berkomunikasi, menyentuh perut, mendengarkan musik" kata dr Koesnadi, ahli tumbuh kembang anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, dalam acara media workshop yang diadakan oleh Frisian Flag di Jakarta beberapa waktu lalu.

Setelah lahir, stimulasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan koneksi otaknya. Stimulasi pada usia dini bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat menyusui, menggendong, memandikan, atau memakaikan baju. Stimulasi pada bayi berusia kurang dari tiga bulan dilakukan dengan mengupayakan rasa aman dan nyaman, misalnya dengan memeluk, menatap mata, atau mengajak berbicara.

Para pakar perkembangan anak menegaskan bahwa lingkungan merupakan salah satu elemen penting untuk kecerdasan bayi. Bayi yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kasih sayang dan aman akan memiliki emosi yang baik. Sebuah studi menemukan bahwa anak yang mengalami masalah dalam kehidupan awalnya memiliki otak yang ukurannya 30 persen lebih kecil daripada anak yang normal.

"Stimulasi harus diberikan dalam suasana menyenangkan dan penuh kasih sayang. Orangtua juga harus peka terhadap kebutuhan anak," kata psikolog anak, Efriyani Djuwita MSi. Ini berarti orangtua memerhatikan minat, keinginan, atau pendapat anak. "Tiap anak adalah unik dan memiliki perbedaan individual. Orangtua sebaiknya menyesuaikan," tambah psikolog yang akrab disapa Ita ini.

Pemberian stimulasi hendaknya juga memerhatikan waktu. "Ada critical atau sensitive periode di mana rangsangan akan lebih mudah diserap atau diterima anak. Intinya sesuaikan dengan perkembangan yang sudah dikuasai anak, misalnya sebelum mengajarkan menulis, ajari dulu anak cara memegang pensil," imbuhnya. Orangtua juga jangan memaksakan kehendak jika anak sedang mengantuk, bosan, atau ingin melakukan permainan yang lain.

Menurut dr Koesnadi, agar stimulasi yang diberikan lebih optimal, stimulasi harus diberikan bertahap, dalam berbagai variasi dan berulang-ulang. Sel-sel saraf dalam otak merupakan suatu jaringan sel yang berfungsi sebagai "kabel telepon" yang secara teratur akan saling mengirimkan gelombang elektronik berupa sinyal atau "pesan".

Aktivitas listrik yang terjadi secara berulang-ulang atau kontinu pada sel-sel otak si kecil inilah yang akan mampu mengubah struktur fisik otak secara luar biasa sehingga menghasilkan kemampuan-kemampuan baru sebagai proses perkembangan fungsi otak. Semakin sering otak menerima "data", semakin sering pula suatu kemampuan diasah sehingga mencapai tahap "mahir" atau piawai.

Stimulai yang bervariasi dalam suasana yang menyenangkan tidak hanya memacu berbagai aspek kecerdasan anak, tetapi juga membuat anak bahagia. Itu sebabnya, Ita menekankan relasi yang dekat antara orangtua dan anak. Jika orangtua sama-sama sibuk bekerja di luar rumah, perlu diperhatikan waktu yang berkualitas (quality time). Misalnya memanfaatkan waktu makan bersama untuk mengenalkan aneka ragam makanan, membacakan buku cerita sambil menemani anak minum susu, atau berolahraga dan mengenal alam pada akhir pekan.

"Orangtua harus menciptakan rasa aman dan mendorong keberanian anak berkreasi. Berikan pujian atas keberhasilan anak berperilaku baik dan berikan koreksi bila anak membuat kesalahan," urai Ita.

Kebutuhan nutrisi

Selain stimulasi dini, agar tumbuh kembang optimal, kebutuhan nutrisi anak juga harus dipenuhi sejak dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi termasuk pemberian air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping ASI yang sehat dan bergizi. Untuk membantu perkembangan otak bayi, anak butuh nutrisi yang cukup berupa protein, energi, serta asam lemak esensial seperti AA, DHA, asam amino esensial, serta mineral.

Di otak, DHA adalah membran yang paling penting berkaitan dengan fungsi sambungan antar sel-sel saraf. Sementara asam amino esensial dibutuhkan karena tubuh bayi tidak dapat memproduksinya. Asam amino esensial, seperti tirosin dan triptofan, bersama-sama dengan mineral dan kolin akan membuat kinerja otak lebih baik lagi untuk tumbuh kembang optimal.

Selain kualitas, kuantitas makanan bayi juga perlu diperhatikan. Hendaknya nutrisi makro dan mikro diberikan dalam jumlah yang sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG). Hal ini bisa dipenuhi dari tiga kali makan utama, dua kali makanan selingan (snack), dan dua gelas susu setiap hari.

Sumber: kompas.com

Penyebab Gemuk yang Tak Terduga

Kelebihan kalori bukan satu-satunya penyebab berat badan terus bertambah. Ada banyak faktor tak terduga lain yang membuat target mendapatkan berat badan proporsional lebih sulit tercapai.

1. Kurang tidur
Ada dua hal yang berkaitan dengan tidur dan kegemukan. Pertama, makin sering Anda begadang makin mungkin Anda ngemil di malam hari yang berakibat pada ekstra kalori yang diasup. Hal kedua adalah yang berkaitan dengan zat kimia dalam tubuh. Saat kita begadang, hormon yang memicu nafsu makan akan dikeluarkan, akibatnya kita akan merasa kelaparan saat bangun tidur. Hormon ini juga membuat perut tidak pernah merasa kenyang.

2.Stres
Saat kita didera berbagai persoalan dan kesibukan, tubuh akan beradaptasi dengan cara mengeluarkan hormon kortisol atau hormon stres. Hormon ini bisa meningkatkan nafsu makan sehingga tak heran bila saat dikejar deadline atau sedang stres, kita akan mengasup lebih banyak makanan.

3. Obat-obatan
Obat antidepresan adalah salah satu jenis obat yang bisa meningkatkan berat badan, terutama jika diminum dalam jangka panjang. Obat lain yang perlu diwaspadai adalah obat untuk gangguan mental, obat hipertensi, obat migren, dan diabetes.

4. Hipertiroid
Bila kelenjar tiroid (berada di sekitar leher, berbentuk seperti kupu-kupu) tidak mampu memproduksi hormon tiroid dengan cukup, kita akan merasakan gejala mudah lelah, lemas, dan berat badan naik. Bila tubuh kekurangan tiroid, metabolisme akan berjalan lambat sehingga tubuh menjadi gemuk.

5. Hobi minuman manis
Meski masih diperdebatkan para ahli, nyatanya kasus obesitas di Amerika terus meningkat seiring dengan makin populernya minuman manis dalam kemasan. Selain rasa manis dan kalori berlebih, gula tidak memberi manfaat apa pun. Karena itu, batasi konsumsi minuman manis, termasuk softdrink dan belajarlah mengonsumsi air putih setiap hari.

Sumber: kompas.com

1 Mei 2010

Tepuk Tangan Tingkatkan Kecerdasan Anak

'Kalau kau suka hati tepuk tangan... prok...prok' begitulah kadang-kadang gaya guru TK mengajarkan muridnya bermain sambil belajar. Selain menyenangkan, tepuk tangan juga bisa meningkatkan keterampilan motorik dan kognitif (kecerdasan) anak.

Peneliti dari Ben-Gurion University of the Negev (BGU) melakukan studi pertama kali mengenai manfaat lagu yang dinyanyikan sambil bertepuk tangan.

Hasilnya, menunjukkan adanya hubungan langsung dengan peningkatan aktivitas dan keterampilan perkembangan yang penting pada anak-anak, remaja hingga mahasiswa perguruan tinggi.

"Kami menemukan bahwa anak-anak kelas satu, dua dan tiga sekolah dasar yang menyanyikan lagu ini sambil bertepuk tangan menunjukkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan anak-anak yang tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujar Dr Idit Sulkin, anggota dari BGU's Music Science Lab in the Department of the Arts, seperti dikutip dari Sciencedaily, Sabtu (1/5/2010).

Peneliti juga menemukan tepuk tangan dapat membantu melatih keterampilan motorik anak sehingga dapat menghasilkan tulisan tangan yang rapi, menulis dengan lebih baik serta sedikit membuat kesalahan ejaan.

Dr Warren Brodsky, seorang psikolog musik yang mengawasi disertasi doktor ini mengungkapkan kegiatan tepuk tangan dapat melatih otak dan mempengaruhi perkembangan daerah otak yang lainnya.

Manfaat lainnya adalah anak-anak diajarkan melatih integritas sosialnya dengan teman-teman yang lain, sehingga kemampuan sosialisasinya lebih baik.

Dalam studi ini, Dr Sulkin dan tim pergi ke beberapa kelas sekolah dasar dan memberikan pelatihan lagu sambil bertepuk tangan. Hal ini dilakukannya selama periode waktu 10 minggu.

Selama penelitian, Dr Sulkin turut bergabung dengan anak-anak untuk bernyanyi. Hal ini untuk melihat apakah anak-anak merasa terhibur dan terpesona dalam menyanyikan lagu sambil bertepuk tangan. Kegiatan ini ternyata menjadi salah satu hiburan bagi anak-anak sekolah dasar.

"Dalam waktu yang singkat tersebut, anak-anak memiliki kemampuan kognitif yang baik serta membantu kemampuan motoriknya dalam melakukan aktivitas. Karena itu sebaiknya hal ini masuk dalam pendidikan untuk anak usia 6-10 tahun dengan tujuan meningkatkan kemampuan motorik dan kognitifnya," ujar Dr Sulkin.

Dr Sulkin menambahkan lagu anak-anak yang dinyanyikan sambil bertepuk tangan ini biasanya dibawakan oleh anak-anak hingga usianya 10 tahun.

Jika diamati, maka kegiatan ini sangat berfungsi sebagai acuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kebutuhan emosional, fisiologis, sosiologis dan kognitif anak-anak hingga ke tahap pertumbuhan berikutnya.

Sumber: detikHealth

Priapism, Ereksi Terus Menerus

Priapism adalah gangguan pada alat kelamin pria yang ditandai dengan ereksi yang berlangsung terus menerus dan seringkali disertai rasa nyeri.

Priapism membutuhkan pertolongan medis segera. Keterlambatan tindakan medis dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut (scar), sehingga mengganggu kemampuan ereksi dimasa mendatang. Jika cepat diobati, priapism biasanya akan sembuh tanpa efek sisa.

Gejala dan tanda priapism antara lain adalah :

1. Ereksi terus menerus selama sekurang-kurangnya empat sampai enam jam.
2. Ereksi tidak berhubungan dengan hasrat seksual, atau ereksi terus berlangsung walaupun stimulasi seksual atau orgasme telah berakhir.
3. Timbul nyeri selama ereksi.
4. Batang alat kelamin keras, tetapi ujungnya lunak.

Berbagai jenis obat dapat menjadi biang keladi timbulnya priapism. Obat-obat tersebut antara lain adalah :

* Obat minum untuk mengatasi disfungsi ereksi seperti sildenafil (Viagra) atau vardenafil (Levitra).
* Obat yang disuntikkan langsung ke alat kelamin seperti papaverin.
* Antidepresan seperti trazodon.
* Obat-obat untuk pengobatan gangguan jiwa (psikotik) seperti klorpromazin, risperidon, atau olanzapin.
* Anticemas seperti diazepam (Valium).
* Pengencer darah seperti heparin dan warfarin.
* Obat-obat penurun tekanan darah.

Selain obat-obatan, hal berikut dapat juga menyebabkan priapism.

* Cedera pada alat kelamin, paha, atau sumsum tulang belakang.
* Pembekuan darah
* Leukemia
* Peradangan pada saluran kencing (uretra)
* Tumor di daerah panggul
* Penyalahgunaan alkohol, kokain, atau mariyuana.
* Anemia sel sabit
* Penyakit Fabry, suatu gangguan metabolik dimana lemak tidak dicerna secara baik pada sistem pencernaan.
* Keracunan karbon monoksida

Prinsip pengobatan priapism adalah mengeluarkan darah yang terperangkap di dalam alat kelamin, yang menjadi penyebab ereksi berkepanjangan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara :

1. Suntikan intrakavernosa dengan obat-obat simpatomimetik (epinefrin, norepinefrin, fenilefrin, efedrin, metaraminol). Tujuannya adalah menyempitkan ukuran pembuluh darah, sehingga darah yang masuk ke daerah alat kelamin berkurang, sedangkan darah yang keluar bertambah.
2. Penyedotan, yaitu menyedot darah yang ada dalam alat kelamin, tentunya setelah diberi anestesi lokal. Penyedotan biasanya dilakukan bersama-sama dengan tindakan suntikan intrakavernosa.
3. Pembedahan. Jika terapi di atas tidak berhasil, dapat dilakukan pembedahan. Pembedahan paling cocok untuk priapism yang disebabkan oleh robeknya arteri alat kelamin.

Sumber: wartamedika.com